RRI.CO.ID, Jakarta - Pesawat jet pribadi jenis Learjet 60 jatuh di Florida, Amerika Serikat, Mingu, 1 November 2026 waktu setempat. Administrasi Penerbangan Federal Amerika Serikat (FAA) menyebutkan, sembilan orang berada di dalam pesawat tersebut.

Mengutip flightradar24, Selasa, 3 November 2026, pesawat ini dioperasikan dengan nomor registrasi N722BD. Saat kecelakaan terjadi, Learjet 60 tengah dalam penerbangan dari Austin menuju Bahama.

Learjet 60 lepas landas dari Bandara Internasional Austin-Bergstrom pada pukul 15.37 UTC. Sebelum kecelakaan, awak pesawat melaporkan menghadapi kondisi lapisan es, turbulensi sedang, serta hujan selama penerbangan.

Mereka sempat meminta perubahan ketinggian untuk mendapatkan kondisi penerbangan yang lebih stabil. Tidak lama kemudian, awak pesawat menerima instruksi dari pengatur lalu lintas udara untuk naik ke ketinggian 37 ribu kaki.

Namun, pesawat justru mengalami penurunan dengan kecepatan tinggi. Awak pesawat melaporkan kondisi tersebut sebagai situasi overspeed.

Data terakhir yang diterima Flightradar24 menunjukkan, pesawat berada di ketinggian 8.750 kaki pada pukul 17.49 UTC. Dewan Keselamatan Transportasi Nasional Amerika Serikat (NTSB) telah mengirimkan tim investigasi untuk menyelidiki penyebab kecelakaan.

Dalam pengarahan awal pada 2 November, NTSB menyatakan telah mengerahkan 20 penyelidik ke lokasi kejadian. Anggota Dewan NTSB, Tom Chapman, mengungkapkan adanya indikasi pesawat mengalami kerusakan atau pecah saat masih berada di udara.

Tim investigasi juga masih mencari seluruh komponen pesawat. Ini termasuk memastikan keberadaan dan lokasi perekam suara kokpit atau cockpit voice recorder untuk membantu proses penyelidikan.