RRI.CO.ID, Jakarta – Kadiv Humas Polri Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir menekankan pentingnya integritas dalam membangun kepercayaan publik. Penegasan tersebut disampaikannya dalam peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-75 Humas Polri, Selasa, 3 November 2026.
Menurut Isir, reputasi kepolisian tidak cukup dibangun melalui pemberitaan positif yang disampaikan kepada masyarakat. Reputasi tersebut harus dibuktikan melalui kualitas pelayanan dan tindakan nyata yang manfaatnya dapat dirasakan langsung.
"Kami menyadari bahwa reputasi Polri tidak cukup dibangun melalui pemberitaan positif saja. Tetapi harus dibuktikan melalui integritas, kualitas pelayanan, serta tindakan nyata yang dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat," ujarnya.
Peringatan HUT ke-75 Humas Polri mengangkat tema "75 Tahun Humas Polri, Polisi Bersama Masyarakat Menjaga Reputasi Polri". Isir mengatakan, tema tersebut menjadi pengingat pentingnya komunikasi yang terbuka, humanis, dan responsif terhadap masyarakat.
"Di tengah derasnya arus informasi dan meningkatnya ekspektasi atau harapan masyarakat, peran Humas Polri tidak lagi sebatas menyampaikan informasi. Tetapi juga harus mampu mendengarkan aspirasi, mengelola komunikasi secara objektif, dan membangun kepercayaan publik," katanya.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui penguatan keterbukaan informasi publik dan reformasi birokrasi di lingkungan kepolisian. Pada 2025, Polri meraih peringkat pertama monitoring dan evaluasi keterbukaan informasi publik dengan nilai 98,90.
"Alhamdulillah, puji Tuhan, Polri berhasil meraih peringkat pertama dalam monitoring dan evaluasi keterbukaan informasi publik tahun 2025. Dengan nilai 98,90 dan predikat informatif, capaian ini tentunya menjadi motivasi bagi kami semua," ucapnya.
Selain mempertahankan kualitas pelayanan informasi, Humas Polri juga melanjutkan pembangunan zona integritas untuk memperkuat reformasi birokrasi. Isir menyampaikan, pihaknya telah memperoleh predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan menargetkan capaian berikutnya.
"Kami berkomitmen untuk melanjutkan pembangunan zona integritas. Dengan target meraih predikat Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani atau WBBM pada tahun 2026 ini," ujarnya.
Penguatan internal turut dilakukan melalui peningkatan kompetensi kehumasan seluruh personel Polri menggunakan sistem pembelajaran digital. Program tersebut sejalan dengan Peraturan Kapolri Nomor 6 Tahun 2023 tentang penyelenggaraan kehumasan di lingkungan kepolisian.
[bacajuga=1;title="HUT ke-75 Humas Polri, Divhumas Salurkan Bantuan ke Empat Panti Sosial";sumber="berita"]
"Ada kompetensi tingkat dasar, antara lain fotografi, videografi, termasuk kemudian public speaking. Dan kompetensi tingkat lanjutan terkait dengan multimedia, opini publik, drone, serta fotografi dan videografi," katanya.
Menurut Isir, peningkatan kemampuan tersebut menjadi langkah strategis karena fungsi kehumasan melekat pada seluruh pegawai kepolisian. Dengan demikian, penguatan kompetensi tidak hanya ditujukan kepada personel yang bertugas secara khusus di bidang humas.
"Tentunya hal ini tidak lepas dari bahwa semua pegawai pada institusi Polri adalah pengemban fungsi humas. Ini satu hal yang sangat strategis," ucapnya.
Selain pengembangan kompetensi, Humas Polri juga tengah mempersiapkan rilis akhir tahun melalui validasi dan verifikasi data kinerja. Proses tersebut melibatkan seluruh satuan kerja, termasuk jajaran kewilayahan, untuk memastikan informasi yang disampaikan kepada masyarakat.
"Kami berharap kegiatan tersebut tidak sekadar menjadi sarana penyampaian capaian, keberhasilan. Tetapi juga menjadi momentum evaluasi bentuk transparansi dan akuntabilitas Polri kepada masyarakat," ujarnya.
Dalam rangkaian HUT ke-75, Humas Polri turut menyelenggarakan berbagai kegiatan sosial dan kemanusiaan secara serentak. Salah satunya donor darah yang melibatkan jajaran humas kepolisian di seluruh Indonesia dan berhasil menghimpun 6.917 kantong darah.
"Tentunya diharapkan dapat membantu saudara-saudara kita yang membutuhkan pertolongan medis. Kami berharap rangkaian peringatan ini tidak hanya menjadi kegiatan yang sifatnya seremonial, tetapi juga menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat," katanya.
Isir juga menyampaikan apresiasi kepada insan pers yang selama ini menjadi mitra strategis kepolisian dalam komunikasi publik. Kemitraan tersebut mencakup penyampaian informasi, edukasi masyarakat, hingga pemberian kritik dan masukan konstruktif bagi institusi Polri.
Peringatan HUT ke-75 sekaligus mengenang perjalanan kehumasan kepolisian sejak berdirinya Dinas Penerangan Polri pada 30 Oktober 1951. Isir memberikan penghormatan kepada para pendahulu yang telah meletakkan fondasi hingga berkembang menjadi Divisi Humas Polri.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama membuka diskusi.