RRI.CO.ID, Nairobi - Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Nairobi menggelar rangkaian promosi kuliner Nusantara di Kenya pada 22–28 Oktober 2026. Langkah ini memadukan pengalaman bersantap dan pertukaran pengetahuan bersama pelaku industri setempat guna membuka peluang kerja sama.

Rangkaian acara ini menghadirkan dua juru masak profesional asal Indonesia, Chef Tius Faisal Martadinata dan Chef Philip Budiharja. Keduanya menyajikan hidangan khas dalam jamuan "Full Moon Dinner" di The River Café, Kamis, 22 Oktober 2026 dan "Nusantara Lunch" di Hotel Hyatt Regency, Jumat, 23 Oktober 2026.

Acara "Full Moon Dinner" yang digelar di kawasan Hutan Karura dihadiri 83 tamu dari pelbagai negara. Suasana alam hutan lindung perkotaan tersebut menambah kehangatan santap malam para undangan.

[bacajuga=1;title="Azerbaijan Rekonstruksi Karabakh, Bangun Kembali Kota hingga Situs Budaya";sumber="berita"]

Sejumlah tamu yang hadir memberikan respons positif terhadap sajian yang dihidangkan. Mereka berharap kuliner Indonesia bisa makin dikenal luas di Afrika Timur. "Kami berharap restoran Indonesia dapat segera hadir di Nairobi," ujar salah satu tamu dalam keterangannya dikutip dari laman Kemlu RI, Kamis, 5 November 2026.

Sementara, "Nusantara Lunch" menyajikan rujak serut Betawi, gohu tuna Maluku, soto Lamongan, udang bakar Jimbaran, sate Madura, rendang Sumatera, hingga es pisang ijo dan jamu kunyit asam. Acara ini dihadiri 45 tamu dari kalangan pemerintah, korps diplomatik, media, hingga kreator konten.

KBRI Nairobi juga mengadakan "Chef-to-Chef Dialogue: Culinary Dialogue & Exchange" di National Museums of Kenya pada Rabu, 28 Oktober 2026. Diskusi ini melibatkan pelajar serta profesional hospitality.

Yakni dengan menghadirkan Chef John Njoroge dan peneliti kuliner Kenya, Dr. Peris Kariuki, yang dilengkapi demonstrasi memasak berbahan dasar singkong. Melalui agenda ini, KBRI Nairobi mengupayakan peningkatan hubungan bilateral yang lebih konkret di sektor ekonomi kreatif.

"Pengenalan kuliner Indonesia diharapkan membuka peluang kerja sama yang lebih luas. Termasuk mendorong kehadiran restoran Indonesia di Nairobi," kata KBRI Nairobi dalam keterangan tertulisnya.