RRI.CO.ID, Tangerang - Insiden kecelakaan yang melibatkan Kereta Rel Listrik (KRL) dan sebuah kendaraan roda empat terjadi di kawasan Tangerang. Di mana KRL KA 1785D rute Tigaraksa menuju Tanah Abang ini memicu gangguan signifikan pada jadwal perjalanan Commuter Line lintas Rangkasbitung.

Berdasarkan informasi yang dihimpun rri.co.id, kecelakaan tersebut terjadi di area rel yang terletak di antara Stasiun Parung Panjang dan Stasiun Cisauk. Benturan antara rangkaian kereta dengan mobil tersebut menyebabkan operasional kereta api di jalur tersebut sempat mengalami kendala teknis dan pengamanan di lokasi kejadian.

Akibatnya, para penumpang yang tengah menanti di berbagai stasiun di lintas tersebut harus menghadapi keterlambatan jadwal yang cukup terasa. Pihak pengelola layanan Commuter Line segera bergerak cepat untuk menangani situasi di lapangan.

[bacajuga=1;title="Polisi Ungkap Kasus Penyiraman Air Keras di Tangerang";sumber="berita"]

Manager Public Relations KAI Commuter, Leza Arlan mengatakan pihak operator memberikan pembaruan terkini mengenai kondisi lalu lintas kereta api pasca-insiden tersebut. Tim dilapangan tengah bekerja keras untuk mengevakuasi kendaraan dan memastikan jalur rel kembali aman untuk dilalui rangkaian kereta lainnya.

"Saat ini perjalanan Commuter Line sudah dapat berjalan kembali. Dilokasi dalam penguraian kepadatan di lintas," ujarnya, Sabtu 30 Oktober 2026.

[bacajuga=2;title="Layang-layang Hiasi Langit Tangerang";sumber="berita"]

Meskipun kereta sudah mulai bergerak kembali, kepadatan atau antrean perjalanan masih terjadi dibeberapa titik. Hal itu akibat akumulasi keterlambatan yang terjadi sejak waktu kecelakaan.

Pihak manajemen Commuter Line juga memberikan imbauan khusus kepada seluruh pengguna jasa agar tetap tenang dan kooperatif selama proses pemulihan jalur berlangsung. Para penumpang diminta untuk selalu memperhatikan instruksi yang diberikan oleh petugas di stasiun maupun petugas lapangan yang sedang bertugas mengatur arus perjalanan.

"Kami mengimbau kepada para pengguna untuk mengikuti arahan dan informasi dari petugas di lapangan. Pembaruan informasi akan terus kami perbarui seiring dengan perkembangan situasi di lokasi," kata dia.

Hingga berita ini diturunkan, petugas kepolisian dan tim terkait masih melakukan investigasi lebih lanjut. Hal itu untuk mengetahui penyebab pasti mengapa mobil tersebut bisa berada di jalur kereta api hingga menyebabkan tabrakan.