RRI.CO.ID, Jakarta - KemenEKRAF menjajaki kolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara, untuk mengembangkan kawasan Cagar Budaya Prasejarah Liangkobhori. Pengembangan kawasan ini diarahkan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif berbasis masyarakat.
Upaya tersebut dilakukan melalui pemanfaatan kekayaan intelektual dan pengembangan program Desa Kreatif. Selain itu, penerapan teknologi digital juga disiapkan untuk mendukung pengembangan kawasan bersejarah tersebut.
Menteri Ekraf, Teuku Riefky Harsya mengatakan, potensi lukisan cadas prasejarah Liangkobhori dapat dikembangkan menjadi produk kreatif bernilai ekonomi. Upaya ini diharapkan membuka peluang usaha sekaligus meningkatkan pendapatan masyarakat setempat.
“Kabupaten Muna berpeluang masuk ke dalam Desa Kreatif, Creative Hub, dan Creative by Indonesia. Kami akan mengkaji potensi Muna di direktorat terkait,” katanya, dikutip dari laman KemenEKRAF, Selasa, 3 November 2026.
[bacajuga=2;title="Kemenekraf Dukung Desainer Muda Nabila Misha Angkat Budaya dari 38 Provinsi";sumber="berita"]
Ia mempersilakan pemerintah Kabupaten Muna untuk menggunakan data dan memetakan seluruh potensi ekraf yang ada. “Ketika profil desanya sudah jelas, pemerintah pusat lebih mudah memberikan intervensi, merancang aktivasi program, dan mengakselerasi karya lokal,” ucap Teuku Riefky.
Pemerintah Kabupaten Muna mengusulkan empat program prioritas. Pertama, perlindungan motif lukisan cadas sebagai kekayaan intelektual komunal.
Kedua, pendampingan Desa Liangkobhori untuk masuk dalam jejaring Desa Kreatif Kementerian Ekraf. Selanjutnya, pengembangan sarana edukasi digital berbasis Virtual Reality dan Augmented Reality untuk memberikan pengalaman wisata tanpa merusak dinding gua.
[bacajuga=1;title="Kemenekraf Buka Akses Pembiayaan bagi 50 Pegiat Ekraf di Yogyakarta lewat CreaFIN";sumber="berita"]
Pemerintah Kabupaten Muna juga mengusulkan dukungan promosi Festival Liangkobhori yang digelar setiap 11 hingga 14 Juli. Bupati Muna H. Bachrun berharap kolaborasi dengan Kementerian Ekraf dapat memperkuat daya tarik Festival Liangkobhori.
“Pertemuan ini membuka mata kami akan besarnya peluang dan potensi ekonomi kreatif di Kabupaten Muna. Kami akan segera berkoordinasi dan memetakan daftar potensi di setiap desa untuk kita dorong bersama,” ungkap H. Bachrun.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama membuka diskusi.