RRI.CO.ID, Atlanta — Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Marco Rubio mendesak negara-negara anggota G20 untuk memperkuat kerja sama ekonomi. Ia juga meminta seluruh anggota berfokus pada solusi praktis dalam menghadapi berbagai tantangan global, dilansir dari Anadolu.

Seruan tersebut disampaikan dalam acara penyambutan para menteri luar negeri di Atlanta, AS, pada Jumat, 30 Oktober 2026. Rubio menyampaikan bahwa negara-negara perlu bekerja sama untuk membangun masa depan ekonomi global yang lebih kuat.

[bacajuga=2;title="Presiden Terima Laporan Ekonomi RI Jadi yang Tertinggi di Anggota G20";sumber="berita"]

Rubio menilai tantangan ekonomi yang dihadapi setiap negara bersifat kompleks dan saling berkaitan. Oleh karena itu, diperlukan upaya bersama untuk mengatasi berbagai persoalan tersebut.

Ia juga mengatakan bahwa pemerintahan Presiden Donald Trump ingin G20 kembali berfokus pada misi utamanya di bidang ekonomi. Ia juga mengatakan bahwa pemerintah AS ingin G20 menghasilkan langkah nyata bagi negara-negara anggotanya.

[bacajuga=1;title="Pertemuan Menlu G20 di AS Akan Fokus pada Stabilitas Ekonomi Global";sumber="berita"]

Rubio mengakui bahwa kepentingan setiap negara tidak selalu sejalan, namun menekankan pentingnya mencari peluang bekerja sama ketika terdapat kesamaan kepentingan. Menurutnya, pendekatan tersebut dapat membantu memperkuat perekonomian global.

Dalam pertemuan tersebut, Rubio turut menyoroti berbagai pembahasan ekonomi selama masa kepresidenan AS di G20. Agenda yang dibahas mencakup perdagangan internasional, kebijakan fiskal dan moneter, perkembangan teknologi baru, serta sektor energi.

[bacajuga=3;title="G20 Khawatir Inflasi Global Meningkat akibat Krisis Timur Tengah";sumber="berita"]

Rubio berharap pertemuan tingkat menteri tersebut dapat menjadi landasan kuat bagi Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Pemimpin G20. Pertemuan itu juga diharapkan menghasilkan prioritas bersama dalam kebijakan ekonomi guna mendukung kemakmuran jangka panjang.

Pertemuan Menteri Luar Negeri G20 berlangsung selama dua hari dan mempertemukan para diplomat utama dari negara-negara dengan perekonomian terbesar di dunia. Rangkaian kegiatan tersebut akan dilanjutkan dengan KTT Pemimpin G20 yang dijadwalkan berlangsung pada 14–15 Desember di Miami, Florida.