RRI.CO.ID, Jakarta – Kadivhumas Polri Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir menegaskan komitmen kepolisian menerima kritik dan keluhan masyarakat. Setiap masukan terkait pelaksanaan tugas personel di lapangan, lanjutnya, menjadi perhatian dalam upaya memperbaiki pelayanan kepolisian.
Isir mengatakan, keterbukaan tersebut merupakan bagian dari kebijakan Kapolri dalam memperkuat hubungan antara kepolisian dan masyarakat. Polri berupaya mendengarkan berbagai informasi yang disampaikan publik, termasuk mengenai tindakan anggota ketika menjalankan tugas.
"Bapak Kapolri selalu terbuka, selalu mendengar setiap masukan, setiap keluhan, setiap informasi apa pun yang kemudian disampaikan oleh masyarakat. Terkait dengan pelaksanaan tugas-tugas personel Polri di lapangan," ujarnya di Mabes Polri, Jakarta, Selasa, 3 November 2026.
Menurut Isir, komitmen tersebut harus diwujudkan melalui respons terhadap persoalan yang muncul dalam pelaksanaan tugas kepolisian. Salah satunya melalui langkah evaluasi terhadap personel apabila ditemukan persoalan yang memerlukan pemeriksaan lebih lanjut.
Ia menekankan pentingnya keselarasan antara sikap, perilaku, perkataan, dan tindakan setiap anggota Polri ketika berinteraksi dengan masyarakat. Keselarasan tersebut diharapkan dapat menghadirkan pengalaman pelayanan yang baik sekaligus memberikan manfaat langsung bagi publik.
"Dengan harapan seiring dengan kebijakan Polisi Bersama Masyarakat, dalam setiap tindakan, sikap, perilaku, perkataan dan tindakan setidaknya kemudian selaras. Sehingga pengalaman interaksi langsung dengan masyarakat bisa mendapat kesan," katanya.
[bacajuga=1;title="HUT ke-75 Humas Polri, Kadivhumas Sampaikan Capaian Kinerja Satu Tahun Terakhir";sumber="berita"]
[bacajuga=2;title="HUT ke-75 Humas Polri, Tekankan Integritas dalam Membangun Kepercayaan Publik";sumber="berita"]
Isir menjelaskan, seluruh personel kepolisian memiliki tanggung jawab dalam menjaga komunikasi dan hubungan baik dengan masyarakat. Fungsi kehumasan tidak hanya menjadi tugas Divisi Humas, tetapi juga melekat pada setiap pegawai Polri.
Penekanan tersebut menjadi bagian dari arahan Kapolri agar pelaksanaan tugas kepolisian semakin dekat dengan kebutuhan masyarakat. Karena itu, setiap anggota diharapkan mampu menunjukkan perilaku yang sejalan dengan kebijakan Polisi Bersama Masyarakat.
"Satu yang menjadi karakter utama yaitu setiap personel Polri adalah pengemban fungsi humas. Dengan harapan semua kemudian program-program seiring dengan tugas pokok Polri bisa berjalan dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat," ucapnya.
Isir juga menegaskan pentingnya keterbukaan terhadap informasi kritis sebagai bahan untuk memperbaiki pelaksanaan tugas kepolisian. Sikap tersebut diharapkan memperkuat komunikasi antara Polri dan masyarakat dalam menghadapi berbagai persoalan.
"Polri selalu terbuka untuk mendengar berbagai masukan, berbagai informasi kritikal untuk menjadi lebih baik. Sehingga kehadirannya bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat," ujarnya.
Melalui keterbukaan tersebut, Polri berharap setiap masukan masyarakat dapat menjadi bagian dari proses evaluasi pelaksanaan tugas. Upaya perbaikan itu diarahkan untuk meningkatkan kualitas pelayanan sekaligus memperkuat hubungan kepolisian dengan masyarakat.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama membuka diskusi.