RRI.CO.ID, Jakarta – Persija Jakarta Women membidik kemenangan perdana saat menghadapi Dewa United FC Women pada pekan ketiga Indonesia Women's League (IWL) 2026/2027. Pertandingan ini sekaligus menjadi debut Ricky Nelson sebagai pelatih kepala Macan Kemayoran.
Ricky mengatakan dirinya masih menjalani proses adaptasi setelah dipercaya menangani tim putri Persija. Selama sepekan terakhir, ia mempelajari karakteristik pemain sekaligus menyesuaikan pendekatan kepelatihan dengan kebutuhan tim.
[bacajuga=1;title="Persija Matangkan Persiapan Hadapi Dewa United";sumber="berita"]
[bacajuga=2;title="Ricky Nelson Dipercaya Tangani Persija Women di IWL 2026/2";sumber="berita"]
"Adaptasi yang saya lakukan tentu melihat sejauh mana perbedaan level antara tim putri dan tim putra, baik secara taktikal maupun fisikal. Seminggu ini berjalan baik," ujar Ricky dalam konferensi pers daring, Sabtu, 31 Oktober 2026.
Selain penyesuaian dari sisi permainan, Ricky juga membangun komunikasi melalui pendekatan yang lebih terbuka kepada para pemain. Ia ingin memahami persoalan yang dihadapi anak asuhnya agar dapat menemukan solusi bersama untuk meningkatkan performa tim.
"Saya mencoba pendekatan yang lebih humanis, lebih mau mendengarkan mereka. Pendekatan ini dilakukan dengan mendengar apa yang menjadi keluh kesah pemain dan bersama-sama mencari solusi supaya bisa memenangkan pertandingan," katanya.
Persija membutuhkan perubahan setelah belum mampu meraih poin dalam dua pertandingan awal IWL musim ini. Ricky menegaskan seluruh perhatian tim kini diarahkan pada upaya memperbaiki hasil dan mengamankan kemenangan atas Dewa United.
"Kita perlu maju ke depan, kita perlu move on. Tim ini butuh menang. Fokus kita bagaimana memenangkan pertandingan dan dapat tiga poin," ucapnya.
Ricky juga menyoroti komposisi Persija yang banyak dihuni pemain berusia 15 hingga 19 tahun. Menurutnya, proses membangun kekompakan antara pemain muda, senior, dan pemain asing membutuhkan waktu serta pemahaman mengenai tanggung jawab masing-masing.
"Pemain yang ada di Persija banyak anak-anak usia 15, 17, hingga 19 tahun yang masih sangat muda. Ini kombinasi antara pemain senior dan muda yang butuh proses. Soal key player atau marquee player, ekspektasinya adalah bagaimana mereka bisa membantu pemain muda ini berkembang. Sepak bola itu dimainkan 11 orang, semua harus bermain secara tim dan saling membantu," ujar Ricky.
Ia juga mengharapkan dukungan langsung The Jakmania untuk memberikan motivasi tambahan kepada para pemain. Ricky ingin kehadiran suporter turut membangun atmosfer positif bagi perkembangan kompetisi sepak bola wanita di Indonesia.
"Saya berharap The Jakmania besok bisa memenuhi stadion, memberikan dukungan yang positif, dan membuat Indonesia Women's League ini meriah. Tetap dukung secara positif karena kompetisi ini masih terus berkembang," tuturnya.
Persija Jakarta Women akan menghadapi Dewa United FC Women di Indomilk Arena, Tangerang, Minggu, 1 November 2026, pukul 15.30 WIB. Pertandingan melawan pemuncak klasemen sementara tersebut menjadi ujian pertama Ricky sekaligus kesempatan Persija mengakhiri dua hasil awal yang belum memuaskan.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama membuka diskusi.