RRI.CO.ID, Jakarta – Tanggal 2 November menjadi momentum berbagai peringatan penting, baik di Indonesia maupun dunia internasional. Peringatan tersebut mencakup perkembangan penyiaran digital, perlindungan jurnalis, tradisi keagamaan, hingga penghargaan terhadap seni dan profesi.
Melansir laman National today dan sejumlah sumber lainnya, berikut lima peringatan yang berkaitan dengan tanggal 2 November beserta latar belakang dan maknanya.
1. Hari Penghapusan Siaran Analog Indonesia
Tanggal 2 November 2022 menjadi salah satu tonggak transformasi penyiaran televisi di Indonesia menuju teknologi digital. Pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Informatika memulai penghentian siaran televisi analog atau Analog Switch Off (ASO).
Peralihan tersebut bertujuan meningkatkan kualitas siaran televisi sekaligus mendorong penggunaan teknologi penyiaran yang lebih efisien. Melalui siaran digital, masyarakat dapat menikmati gambar dan suara lebih jernih dibandingkan teknologi analog.
[bacajuga=1;title="IHSG Diperkirakan Masih Melemah Hari Ini, Pasar Cermati Sentimen Domestik";sumber="berita"]
2. Hari Internasional Mengakhiri Impunitas atas Kejahatan terhadap Jurnalis
Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menetapkan 2 November sebagai Hari Internasional Mengakhiri Impunitas atas Kejahatan terhadap Jurnalis. Penetapan melalui resolusi tahun 2013 tersebut berkaitan dengan pembunuhan dua jurnalis Prancis di Mali.
Peringatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran mengenai pentingnya perlindungan keselamatan jurnalis ketika menjalankan tugas jurnalistik. Negara-negara juga didorong memastikan pelaku kekerasan terhadap pekerja media diproses melalui mekanisme hukum yang berlaku.
[bacajuga=2;title="Tim Indonesia Awali Perjuangan Positif di Dakar 2026";sumber="berita"]
3. Hari Arwah Semua Orang Beriman
Hari Arwah Semua Orang Beriman diperingati setiap 2 November, khususnya dalam tradisi Gereja Katolik. Peringatan tersebut berlangsung sehari setelah Hari Raya Semua Orang Kudus yang jatuh pada 1 November.
Umat Katolik memperingatinya dengan mendoakan mereka yang telah meninggal dunia melalui berbagai kegiatan keagamaan. Tradisi tersebut mencakup misa, ziarah makam, menyalakan lilin, serta mengenang anggota keluarga dan kerabat yang telah berpulang.
4. Hari Balet Sedunia
Hari Balet Sedunia menjadi momentum untuk memperkenalkan keindahan seni tari balet kepada masyarakat secara lebih luas. Peringatan yang mulai digagas pada 2014 tersebut juga memberikan penghargaan terhadap dedikasi para penari.
Seni balet memiliki sejarah panjang yang berawal dari Italia pada abad ke-15 sebelum berkembang di Prancis dan Rusia. Perkembangannya kemudian melahirkan berbagai pertunjukan yang memadukan teknik gerak, musik, dan ekspresi artistik.
Melalui peringatan ini, sejumlah kelompok tari dan lembaga seni menyelenggarakan kegiatan untuk memperkenalkan balet kepada masyarakat. Kegiatan tersebut juga menjadi sarana meningkatkan apresiasi terhadap seni pertunjukan dan kemampuan para penari.
5. Hari Profesional Lalu Lintas Penyiaran
Hari Profesional Lalu Lintas Penyiaran merupakan peringatan yang dikenal di Amerika Serikat untuk menghargai pekerja industri penyiaran. Peringatan tersebut berkaitan dengan sejarah siaran radio komersial pada 2 November 1920.
Para profesional lalu lintas penyiaran bertugas mengatur jadwal program, iklan, pengumuman, dan berbagai materi siaran lainnya. Peran tersebut penting untuk memastikan operasional stasiun radio dan televisi berjalan teratur sesuai jadwal.
Peringatan ini sekaligus mengingatkan masyarakat mengenai kontribusi pekerja di balik layar dalam industri penyiaran. Mereka membantu memastikan berbagai informasi dan program dapat diterima pendengar maupun pemirsa secara berkesinambungan.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama membuka diskusi.