RRI.CO.ID, Jakarta — Film 5cm – Revolusi Hati disutradarai Emil Heradi dan diproduseri Sunil Soraya. Skenarionya ditulis oleh Donny Dhirgantoro, Rza Kumar, dan Sunil Soraya.
Cerita film ini berfokus pada empat sahabat SMP, yaitu Zafran (Roman King), Riko (Wironggo Vercaemer). Dilanjutkan Asep (Ali Fikry), dan Ariwibowo (Bimasena), mereka memiliki impian untuk melanjutkan sekolah ke SMA yang sama.
Namun, perjalanan menuju masa remaja menghadirkan berbagai tantangan bagi persahabatan mereka. Kehadiran cinta pertama dan perjalanan jauh dari Jakarta menguji kesetiaan serta keberanian mereka menghadapi perubahan.
Setiap pemain menghadirkan karakter dengan kepribadian yang berbeda. Ali Fikry memerankan Asep yang humoris, sementara Roman King menjadi Zafran yang puitis dan memiliki jiwa seni.
Olivia Morrison berperan sebagai Astri dan Rachel Aseelah sebagai Azizah dengan dinamika persahabatan yang penuh warna. Film ini juga menandai kembalinya Diana Pungky dan Cut Keke ke layar lebar.
Diana berperan sebagai ibu Astri, sedangkan Cut Keke memerankan bunda Azizah. Kehadiran kedua aktris senior tersebut menambah warna dalam cerita 5cm – Revolusi Hati.
"Film 5cm – Revolusi Hati tidak hanya mengangkat kisah persahabatan, tetapi juga menampilkan keindahan alam Indonesia. Salah satu lokasi syutingnya berada di Banyuwangi, Jawa Timur, dengan panorama laut dan destinasi alam yang menarik," ujar Sunil Soraya dalam kutipan tertulis, 1 November 2026.
Proses produksi film ini menghadirkan berbagai pengalaman menantang bagi para pemain. Olivia Morrison mengungkapkan pengalamannya menjalani adegan free diving selama seharian di tengah laut.
Meski melelahkan, pengalaman tersebut menjadi momen yang berkesan baginya. Bimasena juga menceritakan perjuangan menjalani syuting sejak pukul 02.00 dini hari demi mendapatkan momen sunrise.
Sementara itu, Wironggo Vercaemer mengaku merasakan pengalaman menegangkan saat berenang di laut pada pukul 03.00 hingga 04.00 pagi. "Kondisi laut yang gelap membuat proses syuting menjadi tantangan tersendiri sih buat aku," ujar Wironggo Vercaemer dalam kutipan tertulis, 1 November 2026.
Meski demikian, berbagai pengalaman tersebut semakin mempererat hubungan antarpemain. Mereka merasa semakin dekat dan memiliki ikatan layaknya keluarga.
Perpaduan cerita persahabatan, perjalanan remaja, dan keindahan alam Indonesia menjadi daya tarik film ini. Film produksi Soraya Intercine Films tersebut dijadwalkan tayang di bioskop Indonesia mulai 24 Desember 2026.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama membuka diskusi.