RRI.CO.ID, Atlanta - Menlu Amerika Serikat (AS) Marco Rubio menggelar pertemuan dengan Menlu Jepang Motegi Toshimitsu dan Menlu Korea Selatan Cho Hyun di sela-sela KTT G20 di Atlanta. Pertemuan trilateral pada Jumat, 30 Oktober 2026 ini digelar untuk memperkuat kerja sama strategis serta menjaga keamanan dan kemakmuran di kawasan Indo-Pasifik yang bebas dan terbuka.
Sebagai wujud nyata penguatan kerja sama tersebut, ketiga menteri luar negeri secara resmi menandatangani Nota Kerja Sama (MOC) untuk Kemitraan Trilateral Arktik Pasifik (TAPP). Inisiatif ini dirancang untuk menjajaki kolaborasi maritim serta kemitraan ekonomi di kawasan Pasifik Arktik.
“Dalam isu keamanan regional, ketiga negara menegaskan kembali komitmen bulat terhadap denuklirisasi penuh Korea Utara serta implementasi penuh resolusi Dewan Keamanan PBB. Mereka memuji kerja Tim Pemantau Sanksi Multilateral dalam mengungkap pelanggaran dan upaya penghindaran terhadap sanksi PBB," kata Kemlu AS dikutip dalam keterangan resmi, Sabtu, 31 Oktober 2026.
[bacajuga=1;title="Amerika Serikat Komit Perkuat Hubungan dengan Masyarakat Asia Tenggara";sumber="berita"]
Pertemuan strategis ini juga menyoroti pentingnya menjaga stabilitas lintas kawasan, termasuk mempertahankan perdamaian di Selat Taiwan. Selain, Menlu Rubio secara khusus mengangkat isu mengenai aktivitas Tiongkok di Laut Cina Selatan serta bentuk kerja sama Rusia-Tiongkok yang dinilai melemahkan stabilitas Indo-Pasifik.
Di sektor ekonomi, ketiga negara sepakat menolak segala bentuk koersi ekonomi dan politisasi rantai pasok global. Fokus penguatan juga diarahkan pada implementasi proyek bersama reaktor nuklir skala kecil serta tindak lanjut hasil konsultasi keamanan ekonomi yang sebelumnya digelar di Seoul.
Ketiga menteri turut mengkaji perkembangan kemitraan trilateral yang terus menunjukkan kemajuan signifikan di berbagai bidang. Konsistensi dialog lintas tingkat ini dinilai sangat krusial dalam menghadapi kompleksitas tantangan global yang kian dinamis.
"Menlu AS dan para menlu menekankan pentingnya keamanan ekonomi serta menegaskan kembali penolakan bersama terhadap koersi ekonomi. Komitmen bersama ini menjadi landasan kuat untuk membentengi industri dan rantai pasok negara sekutu,” ujar Kemlu AS menambah pernyataannya.
Kerja sama erat antara AS, Jepang, dan Korea Selatan ini mengacu pada kerangka kesepakatan yang telah disepakati dalam pernyataan bersama trilateral sebelumnya. Ke depan, ketiga negara berkomitmen untuk terus menjaga komunikasi dan melanjutkan pertemuan di seluruh tingkatan secara berkala.
Pertemuan trilateral di Atlanta ini sekaligus menegaskan kembali keselarasan visi Washington, Tokyo, dan Seoul dalam merespons isu-isu strategis global. Langkah kolaboratif tersebut diharapkan mampu memberikan kepastian stabilitas serta mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan di kawasan.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama membuka diskusi.