Bertahun menunggu dan berulang kali masuk hutan, akhirnya Ignatius Dwi Wardhana (48), berhadapan langsung dengan predator endemik Pulau Jawa. Bagi fotografer satwa liar Animalika ini, perjumpaan dengan macan tutul jawa tak hanya kesempatan memperoleh gambar langka. Melainkan, ada kegembiraan setelah penantian panjang, rasa ingin tahu terhadap perilaku Panthera pardus melas. Juga, kesadaran bahwa satu-satunya kucing besar yang tersisa di Pulau padat penduduk ini masih menyimpan banyak hal yang perlu dipelajari. Keinginan mengabadikan macan tutul sejak 13 tahun silam, berhasil didokumentasikan enam tahun kemudian, yaitu tahun 2019. Selama rentang waktu itu, Ignaz, terus mencari kesempatan bertemu kucing yang dikenal sulit dijumpai itu. “Waktu pertama kali bertemu, senang sekali rasanya. Setelah sekian lama mencari, akhirnya bisa melihat macan tutul secara langsung,” tuturnya, Senin (26/10/26). Macan tutul jawa yang hidup dan hanya ditemukan di Pulau Jawa. Foto: Dok. Ignatius Dwi Wardhana. Taman Nasional Baluran, Jawa Timur, jadi lokasi yang didatanginya untuk mencari satwa tersebut. Tetapi, perjumpaan pertama bukan akhir pencarian. Sejak itu, Ignaz berusaha kembali ke hutan hampir setiap tahun, termasuk melihat macan tutul di lokasi berbeda. Saat pandemi COVID-19 berlangsung, Ignaz mendapat kesempatan lebih luas menjelajahi kawasan hutan melalui keterlibatannya dalam sebuah gugus tugas multifungsi di lingkungan kehutanan. Dia perhatikan musim, sumber air, arah angin, hingga fase bulan. “Musim kemarau jadi waktu yang bisa jadi pertimbangan besar untuk pengamatan.” Saat sejumlah sumber air mengering, titik-titik air yang tersedia berpotensi jadi tempat macan tutul datang untuk minum. Butuh waktu 6 tahun bagi Ignatius Dwi Wardhana untuk melihat dan memotret langsung macan tutul jawa…This article was originally published on Mongabay
Nasional
Bagaimana Rasanya Jumpa Macan Tutul Jawa di Alam Liar?
Bertahun menunggu dan berulang kali masuk hutan, akhirnya Ignatius Dwi Wardhana (48), berhadapan langsung dengan predator endemik Pulau Jawa. Bagi fotografer satwa liar Animalika ini, perjumpaan dengan macan tutul jawa tak hanya kesempatan
Disarikan dari Mongabay Indonesia Baca laporan asli di sumbernya untuk konteks lengkap.
Buka sumber
Sumber
Kunjungi mongabay.co.id
Sumber Berita Mongabay Indonesia
Kami menyajikan ringkasan dan konteks tambahan. Kunjungi situs asli untuk membaca laporan secara utuh di tab baru.
Ruang diskusi
Komentar 0
Diskusi terbuka untuk anggota. Jaga kesopanan, hindari ujaran kebencian, dan sertakan konteks.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama membuka diskusi.