RRI.CO.ID, Jakarta – Banjir merendam tiga gampong atau kampung di Kabupaten Aceh Selatan dan menyebabkan 196 warga mengungsi. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Aceh Selatan mencatat para pengungsi berasal dari dua gampong terdampak banjir.
Kepala Pelaksana BPBD Aceh Selatan, Mudatsir, menyebutkan pengungsi berasal dari Gampong Cot Bayu dan Luok Raya. “Kalau posisi di Cot Bayu sampai kemarin 72 jiwa, kalau yang posisi di Luok Raya 124 jiwa,” katanya dalam dialog bersama Pro3 RRI, di Jakarta, Selasa, 3 November 2026.
[bacajuga=1;title="Tim Gabungan Evakuasi 161 Warga Terdampak Banjir di Aceh Selatan";sumber="berita"]
[bacajuga=2;title="Bencana Banjir Terjang 10 Kecamatan, Ini Data Lengkap BPBD Aceh Barat";sumber="berita"]
Ia menyebut warga Luok Raya mengungsi ke Kompi C Brimob, sedangkan warga Cot Bayu menuju tempat pembuangan akhir (TPA). BPBD bersama unsur terkait, lanjutnya, menyiapkan tiga dapur umum untuk memenuhi kebutuhan konsumsi warga selama mengungsi.
“Kami Pemerintah Daerah bersama TNI-Polri lebih konsen lagi. Kita siapkan logistik yang cukup untuk menghadapi akan bertambahnya pengungsi,” kata Mudatsir.
Selain dua gampong tersebut, banjir juga merendam kawasan Gampong Padang Harapan, Kecamatan Trumon Tengah. Namun, hingga wawancara berlangsung, belum ada warga Padang Harapan yang dilaporkan mengungsi.
Mudatsir mengatakkan ketinggian air di Padang Harapan dilaporkan mencapai sekitar 1 hingga 1,25 meter. Namun, sebagian warga masih bertahan karena rumah mereka berbentuk rumah panggung dan persediaan makanan masih tersedia.
Mudatsir menjelaskan banjir dipicu hujan deras serta luapan Sungai Lae Soraya pada 25 Oktober lalu. Luapan Krueng Trumon Raya juga menyebabkan genangan, terutama di kawasan Luok Raya yang berada di dataran rendah.
BPBD mengimbau masyarakat tetap waspada dan segera mengungsi apabila kondisi air membahayakan keselamatan. Pemerintah daerah bersama unsur terkait menyiapkan bantuan bagi warga yang masih berada di lokasi pengungsian.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama membuka diskusi.