RRI.CO.ID, Jakarta - Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) meningkatkan alokasi bantuan bedah rumah bagi masyarakat Kota Surakarta (Solo) dan Padang. Menteri PKP Maruarar Sirait menyebut peningkatan itu menjadi bukti perhatian pemerintah terhadap penyediaan hunian layak masyarakat.
Dalam pertemuan bersama kedua kepala daerah tersebut, Maruarar membandingkan alokasi bantuan bedah rumah masing-masing daerah. Di Kota Solo, bantuan meningkat dari sebelumnya 91 unit menjadi 691 unit pada 2026.
Sementara di Kota Padang, alokasi bantuan meningkat dari sebelumnya 167 unit menjadi sekitar 1.430 unit. Menteri PKP menilai peningkatan tersebut menunjukkan perhatian pemerintah terhadap kebutuhan perumahan masyarakat kedua daerah.
“Jadi dari situ kelihatan sekali Presiden Prabowo sangat memberikan perhatian kepada Solo dan Padang. Saya rasa itu belum pernah Solo sama Padang ada perbaikan rumah rakyat sebesar itu,” ujar menteri yang akrab disapa Ara tersebut saat pertemuan bersama Wali Kota Surakarta dan Padang di Kantor Kementerian PKP, Jakarta, Rabu, 4 November 2026.
[bacajuga=1;title="Kementerian PKP Alokasikan Bedah Rumah untuk 589 RTLH di Kabupaten Mimika";sumber="berita"]
[bacajuga=2;title="ATR/BPN Dukung Program Bedah Rumah, Pastikan Masyarakat Miliki Kepastian Hukum";sumber="berita"]
Wali Kota Surakarta Respati Achmad Ardianto menyampaikan apresiasi atas peningkatan alokasi bantuan Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS). Ia menyebut kenaikan bantuan BSPS atau bedah rumah di wilayahnya signifikan dibandingkan tahun sebelumnya.
“Saya ucapkan terima kasih untuk Kementerian PKP dengan bantuan Presiden untuk BSPS. Memang mencetak sejarah sampai 695 persen kenaikan,” kata Respati.
Respati mengatakan, pemerintah kota akan menyalurkan bantuan tersebut hingga 31 Desember 2026. Pemerintah daerah juga mendorong pengentasan kawasan kumuh dan pengembangan hunian vertikal melalui KUR Perumahan.
“KUR perumahan yang hari ini diluncurkan oleh Kementerian PKP, cakupannya adalah Solo Raya. Satu kota, lima kabupaten di Solo Raya akan kita salurkan, mendapatkan 1 triliun subsidi untuk KUR Perumahan,” ucapnya.
Sementara itu, Wali Kota Padang Fadly Amran menyampaikan peningkatan alokasi BSPS di daerahnya mencapai sekitar 700 persen. “Tentu Kota Padang sangat bersyukur hari ini untuk program BSPS itu meningkat 700 persen dari tahun sebelumnya,” kata Fadly.
“Untuk KUR sudah terserap lebih kurang 140 miliar. Tadi Bapak Menteri pun men-challenge supaya ini bisa lebih baik, tentunya akan kita lakukan.”
Peningkatan alokasi Program Bedah Rumah di kedua daerah menjadi bagian dari upaya pemerintah memperluas bantuan perbaikan rumah. Pemerintah daerah diharapkan dapat mempercepat penyaluran bantuan kepada masyarakat penerima hingga akhir 2026.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama membuka diskusi.