RRI.CO.ID, Mexico City – Kimi Antonelli mengukir sejarah sebagai juara dunia Formula 1 2026 setelah finis ketiga di Grand Prix Meksiko. Max Verstappen memenangi balapan setelah mengalahkan Lewis Hamilton, sementara Antonelli menjadi juara dunia termuda pada usia 20 tahun.
Balapan di Autódromo Hermanos Rodríguez, Senin, 2 November 2026, dimulai dengan persaingan ketat antara pole sitter, Hamilton, dan Charles Leclerc. Verstappen memanfaatkan duel kedua pembalap Ferrari tersebut untuk merebut posisi kedua dari Hamilton.
Leclerc sempat memimpin dengan keunggulan lima detik atas Verstappen, yang menggunakan ban medium sejak awal. Hamilton berada di posisi ketiga, diikuti dua pembalap Mercedes dan dua pembalap McLaren.
George Russell kehilangan beberapa posisi setelah start buruk dan mendapat penalti waktu 10 detik. Sementara itu, Isack Hadjar mengalami insiden setelah bersenggolan dengan Russell, sedangkan Oscar Piastri naik dari posisi ke-12 ke urutan ketujuh.
Verstappen mengambil alih pimpinan balapan pada putaran ke-28 melalui pit stop pertamanya. Pembalap Red Bull itu memanfaatkan penalti lima detik Leclerc untuk melewati rivalnya tersebut di pit lane.
Leclerc dan Verstappen sama-sama mengganti ban pada pit stop pertama, dengan Leclerc menggunakan ban medium dan Verstappen memilih ban lunak. Hamilton masuk pit pada putaran berikutnya, sehingga ketiga pembalap terdepan turun ke posisi keempat, kelima, dan keenam.
Situasi tersebut membuat Antonelli sempat memimpin balapan di depan Russell dan Lando Norris. Namun, pembalap Mercedes itu tidak memiliki peluang strategis untuk menantang kemenangan Verstappen.
Antonelli baru melakukan pit stop pada putaran ke-44, setelah melewati lebih dari separuh balapan. Tidak lama kemudian, Valtteri Bottas mengalami kerusakan suspensi depan kiri dan menabrak pembatas di Tikungan Satu.
Insiden Bottas memicu Safety Car dan bendera merah, sehingga balapan dihentikan untuk perbaikan pembatas. Setelah penundaan hampir 40 menit, balapan kembali berlangsung pada putaran ke-47 dengan Verstappen memimpin dari Leclerc, Hamilton, dan Antonelli.
Hamilton melakukan start ulang dengan sangat baik dan melewati Leclerc untuk merebut posisi kedua. Verstappen mampu mempertahankan keunggulan, sementara Antonelli menyalip Leclerc pada putaran ke-48 untuk naik ke posisi ketiga.
Persaingan kembali berubah setelah Arvid Lindblad mengalami kecelakaan akibat bersenggolan dengan Piastri. Safety Car kembali keluar dan memberi Hamilton kesempatan mengejar Verstappen, sebelum balapan dilanjutkan pada putaran ke-65.
Hamilton terus menekan Verstappen hingga akhir balapan, tetapi tidak berhasil merebut kemenangan. Verstappen meraih kemenangan ketiganya musim ini, sementara Antonelli finis ketiga dan mengamankan gelar juara dunia pertamanya.
Antonelli memecahkan rekor Sebastian Vettel sebagai juara dunia termuda dengan selisih tiga tahun. Leclerc finis keempat, diikuti Norris, Russell, Piastri, Franco Colapinto, Liam Lawson, dan Pierre Gasly.
[bacajuga=1;title="Antonelli Pilih Tetap Pakai Nomor 12 meski Jadi Juara Dunia F1 2026";sumber="berita"]
[bacajuga=2;title="Menang di Austin, Antonelli Selangkah Lagi Raih Gelar Juara Dunia F1 2026";sumber="berita"]
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama membuka diskusi.