RRI.CO.ID, Kota Bekasi - Komisi IX Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) mendukung upaya pemerintah menciptakan generasi emas 2025. Komisi tersebut merealisasikan dukungan melalui program Pembangunan Keluarga, Kependudukan dan Keluarga Berencana (Bangga Kencana).
Program Bangga Kencana merupakan inisiatif Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga) untuk menciptakan generasi emas. Kementerian tersebut menghadirkan sejumlah program kerja yang bertujuan untuk meningkatkan gizi hingga kecerdasan anak.
Anggota Komisi IX DPR RI Nuroji menyampaikan pernyataan tersebut saat menghadiri sosialisasi program Bangga Kencana. Komisi IX DPR RI menyelenggarakan sosialisasi program Bangga Kencana tersebut melalui kerja sama bersama Kemendukbangga.
"Generasi emas adalah generasi yang mandiri, cerdas dan inovatif, berdaya saing. Bukan generasi yang cengeng, hanya main hp dan malas bekerja. Teknologi ke depan akan semakin maju, hari ini saja kita sudah ketinggalan. Kalau generasi kita tidak siap dengan kecerdasan mereka tidak akan bisa menguasai teknologi," kata Nuroji pada Rabu, 4 November 2026 di Kota Bekasi.
Nuroji meyakini bahwa target pencetakan generasi emas pada 20245 mendatang dapat tercapai secara maksimal. Pihak penyelenggara menghadirkan sejumlah narasumber kompeten serta mengundang peserta masyarakat umum dari berbagai kalangan.
"Maka dari itu pemerintah juga terus memperkuat ketahanan keluarga karena tanpa ketahanan keluarga akan sulit mencetak generasi unggul. Dan di program Bangga Kencana, pemerintah juga fokus terhadap pembangunan keluarga. Apa yang pemerintah lakukan sudah tepat dan bagus. Tentunya optimis target mencetak generasi emas bisa terwujud," kata Nuroji.
Pembina Forum Komunikasi Rukun Warga (RW) Jati Cempaka Sirojudin turut mengapresiasi kegiatan sosial Bangga Kencana. Penyelenggaraan sosialisasi program Bangga Kencana perlu diperbanyak mengingat manfaat positifnya bagi kesuksesan program tersebut.
"Tentunya sangat bagus sekali dan saya mendukung sekali program ini. Karena sosialisasi ini bukan saja bermanfaat bagi kelangsungan program tersebut tapi juga untuk masyarakat selalu peserta," ujar Sirojudin.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama membuka diskusi.