Masyarakat Adat Dayak Meratus, Kalimantan Selatan (Kalsel), miliki cara memaknai mimpi. Bukan hanya bunga tidur, mimpi memiliki beragam tafsiran sebagai pertanda yang berkaitan dengan kehidupan manusia. Juga, pengingat untuk berhati-hati memperlakukan alam. Pinan, sesepuh adat Dayak Meratus yang tinggal di desa tertinggi Juhu, bilang, saat seseorang bermimpi melihat matahari dan bulan terbenam bisa jadi memiliki tafsir berbeda. Matahari terbenam biasa mereka kaitkan dengan kematian laki-laki, sedangkan bulan terbenam dengan kematian perempuan. Pria 64 tahun ini bilang, penafsiran juga berkaitan dengan kekerabatan. Matahari dapat diibaratkan ayah, sedangkan bulan sebagai ibu. Mimpi melihat matahari atau bulan terbit juga memiliki tafsir tersendiri. Matahari terbit mereka kaitkan dengan kelahiran anak laki-laki, sementara bulan terbit dengan kelahiran anak perempuan. Masyarakat, katanya, tidak memandang semua mimpi pertanda baik. Mimpi membunuh binatang tertentu, seperti beruang, musang, atau ular, seringkali dianggap membawa peringatan. Mimpi membunuh beruang mereka tafsirkan kemungkinan datangnya bahaya. Sementara itu, membunuh musang dengan perasaan gelisah atau sakit hati. Adapun mimpi membunuh ular mereka hubungkan dengan kemungkinan terjadinya kematian akibat tindakan manusia terhadap manusia lain. Mimpi tergigit ular juga masyarakat pandang sebagai pertanda. Dalam penuturannya, ada pula kemungkinan mimpi tentang ular berkaitan dengan kedatangan anak atau anggota keluarga. Di balik penafsiran mimpi, dia mengingatkan agar manusia tidak sembarangan mengambil atau merusak hewan dan tumbuhan. Menurut dia, manusia tidak seharusnya bertindak sembarangan terhadap makhluk hidup, terutama jika tidak memiliki keperluan untuk mengambil atau merusaknya. Orang Dayak Meratus berfoto bersama usai menghadiri diskusi publik di Kota Banjarbaru. Foto: Rendy Tisna/Mongabay Indonesia. Kaitan dengan berladang Penafsiran mimpi juga bersinggungan…This article was originally published on Mongabay
Nasional
Masyarakat Adat Dayak Meratus Maknai Tiap Mimpi
Masyarakat Adat Dayak Meratus, Kalimantan Selatan (Kalsel), miliki cara memaknai mimpi. Bukan hanya bunga tidur, mimpi memiliki beragam tafsiran sebagai pertanda yang berkaitan dengan kehidupan manusia. Juga, pengingat untuk berhati-hati me
Disarikan dari Mongabay Indonesia Baca laporan asli di sumbernya untuk konteks lengkap.
Buka sumber
Sumber
Kunjungi mongabay.co.id
Sumber Berita Mongabay Indonesia
Kami menyajikan ringkasan dan konteks tambahan. Kunjungi situs asli untuk membaca laporan secara utuh di tab baru.
Ruang diskusi
Komentar 0
Diskusi terbuka untuk anggota. Jaga kesopanan, hindari ujaran kebencian, dan sertakan konteks.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama membuka diskusi.