RRI.CO.ID, Jakarta - Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) DKI, Atika Nur Rahmania, meninggal dunia pada Rabu 4 November 2026 sore. Kepergian almarhumah menjadi duka mendalam bagi jajaran Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta.
Sebelum dibawa ke rumah duka, jenazah Atika sempat disemayamkan di RSUD Tarakan untuk menjalani penanganan awal. Asisten Pemerintahan Sekretaris Daerah (Sekda) DKI, Sigit Wijatmoko, mengatakan jenazah selanjutnya dibawa ke rumah duka di kawasan Jakarta Timur untuk menjalani pemulasaraan.
Rencananya, almarhumah dimakamkan pada Kamis (5/11) besok, di TPU Pondok Kelapa. "Jenazah akan dibawa ke rumah duka di kawasan Jakarta Timur untuk pemulasaraan. Rencananya pemakaman akan dilaksanakan esok hari di TPU Pondok Kelapa," kata Sigit.
[bacajuga=1;title="Pemprov DKI Beri Keringanan Pajak 50 Persen untuk Penayangan Film Nasional";sumber="berita"]
[bacajuga=2;title="Pemprov DKI-Pemkot Bekasi Perpanjang Kerja Sama Pengelolaan Sampah Bantargebang";sumber="berita"]
[bacajuga=3;title="Pemprov DKI Siapkan Perbaikan dan Penataan JPO Kota Bambu Jakbar";sumber="berita"]
Sigit mengenang Atika sebagai sosok pejabat yang memiliki dedikasi tinggi terhadap pekerjaannya. Bahkan, hingga beberapa saat sebelum meninggal dunia, Atika masih menjalankan tugas kedinasan dengan memberikan arahan kepada para Aparatur Sipil Negara (ASN) baru.
"Mudah-mudahan semangat beliau bisa menjadi pengingat dan motivasi bagi kita semua. Kami segenap jajaran Pemprov DKI Jakarta benar-benar kehilangan salah satu pejuang dan sahabat terbaik di lingkungan Pemprov DKI Jakarta," ujar Sigit.
Ia menyebut Atika sebagai sosok luar biasa yang telah memberikan kontribusi, dedikasi, dan tanggung jawab besar selama mengabdi di lingkungan Pemprov DKI Jakarta. Menurut Sigit, semangat pengabdian Atika tersebut menjadi teladan bagi seluruh jajaran Pemprov DKI Jakarta.
Sebelum dipercaya memimpin Bappeda DKI Jakarta, Atika pernah menjabat sebagai Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (Diskominfotik) DKI Jakarta sejak Agustus 2018 hingga September 2022. Selama memimpin Diskominfotik, Atika aktif mendorong pemanfaatan teknologi untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik di Ibu Kota.
Sejumlah inovasi digital yang dikembangkan di antaranya superapps Jakarta Kini (JAKI), situs web tanggap Covid-19, serta situs web pengawasan banjir.
Kontribusi tersebut menjadi bagian dari upaya pengembangan layanan digital dan transformasi pelayanan publik di Jakarta. Kepergian Atika pun meninggalkan duka bagi jajaran Pemprov DKI Jakarta yang pernah bekerja bersama almarhumah.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama membuka diskusi.