RRI.CO.ID, Jakarta - Pendaftaran program pertukaran Young Southeast Asian Leaders Initiative Professional Exchange (YSEALI PE) periode Musim Gugur 2027 dan Musim Semi 2028 resmi dibuka. Program pengembangan profesional ini menjaring para pemimpin muda berbakat dari seluruh kawasan Asia Tenggara untuk mengambil bagian dalam kesempatan belajar lintas negara.
Bagi calon peserta asal Indonesia maupun negara kawasan lainnya, Kedutaan Besar Amerika Serikat mengumumkan batas akhir pendaftaran program ini akan ditutup pada tanggal 10 Desember 2026. Kesempatan ini terbuka luas bagi para profesional muda yang aktif menekuni berbagai isu strategis pembangunan.
YSEALI PE dirancang secara khusus untuk berfokus pada empat pema utama yang krusial bagi masa depan kawasan. Yaitu, Kemakmuran Ekonomi, Energi dan Mineral Strategis, Kebebasan dan Kemerdekaan, serta isu Perdamaian dan Keamanan global.
[bacajuga=1;title="Menlu AS Marco Rubio Teken Kontrak Resmi Keikutsertaan Amerika di Expo 2030 Riyadh";sumber="berita"]
Melalui program ini, para peserta terpilih akan mendapatkan kesempatan berharga untuk menjalani penempatan kerja selama satu bulan penuh di berbagai perusahaan. Kemudian, organisasi nirlaba, institusi terkemuka, hingga kantor pemerintahan di Amerika Serikat.
Selama masa penempatan, para peserta akan berdampingan langsung dengan para pemimpin komunitas setempat. Pengalaman ini bertujuan untuk mengasah keahlian praktis, mempertajam keterampilan kepemimpinan, serta memperluas jejaring profesional guna menyelesaikan berbagai persoalan di negara asal mereka.
“Keikutsertaan dalam program ini memberikan dampak jangka panjang yang luar biasa bagi pengembangan karier generasi muda di tanah air. Program Pertukaran Profesional YSEALI membuka pintu bagi kesempatan yang akan berkesan seumur hidup bagi masyarakat Indonesia," kata Juru Bicara Kedutaan Besar AS, Jamie Ravetz dikutip dari pernyataan keterangan resmi, Sabtu, 31 Oktober 2026.
Jamie menambahkan pengalaman serta hubungan profesional yang dibangun selama berada di AS akan menjadi fondasi kuat untuk menjalin kemitraan yang lebih luas di masa depan. "Pengalaman serta hubungan dengan lembaga-lembaga yang dibangun para peserta menjadi landasan menuju keterlibatan dan kemitraan selanjutnya, demi pencapaian yang lebih besar lagi di masa depan," ucapnya.
Selama program berlangsung, para peserta akan memperoleh dukungan finansial dan fasilitas menyeluruh, termasuk penanggung biaya perjalanan, akomodasi, hingga tunjangan kesehatan darurat. Di samping itu, mereka juga akan bergabung dengan jaringan alumni internasional yang terdiri dari para profesional berpengaruh di berbagai sektor.
Program ini secara khusus ditujukan bagi para pemimpin muda Indonesia yang berusia antara 25 hingga 35 tahun dan memenuhi kriteria persyaratan yang ditetapkan. Informasi lengkap mengenai panduan pendaftaran dapat diakses melalui situs resmi www.ysealiexchange.org atau melalui laman web Kedubes AS.
[bacajuga=2;title="Kapolres Pimpin Bedah Rumah Warga Kurang Mampu di Pulau Untung Jawa";sumber="berita"]
[bacajuga=3;title="Kapolri Minta Klub Sepak Bola Perkuat Komunikasi dengan Suporter";sumber="berita"]
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama membuka diskusi.