RRI.CO.ID, Jakarta - Kepolisian Resor (Polres) Kepulauan Seribu menggandeng pemilik becak motor serta pengusaha kapal tradisional guna memperkuat kamtibmas. Langkah pembinaan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tersebut dilaksanakan langsung di kawasan wisata Pulau Untung Jawa.
Kegiatan silaturahmi bersama para pelaku usaha transportasi lokal tersebut berlangsung resmi pada Minggu, 8 November 2026. Aparat kepolisian menekankan pentingnya peran aktif kelompok pengemudi dalam mengamankan seluruh area destinasi wisata kepulauan.
Kapolres Kepulauan Seribu Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Wikha Ardilestanto memimpin langsung kegiatan dialog tersebut. Pertemuan silaturahmi tersebut terlaksana di Saung Taman Phinisi guna menyerap aspirasi para pelaku jasa transportasi.
“Kami mengajak seluruh pemilik bentor dan pengusaha transportasi kapal untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban. Keselamatan penumpang harus menjadi prioritas, begitu juga dengan keamanan lingkungan dan wilayah perairan,” ujar Wikha, dalam keterangannya, Minggu, 8 November 2026.
[bacajuga=1;title="Dampak Konektivitas Internet Menyeberangi Kepulauan Seribu";sumber="berita"]
[bacajuga=2;title="Polres Kepulauan Seribu Petakan Peredaran Narkoba hingga Obat Berbahaya";sumber="berita"]
[bacajuga=3;title="Magnitudo Gempa Kepulauan Seribu Dimutakhirkan Jadi 6,5, Ini Penjelasan BMKG";sumber="berita"]
Masyarakat diminta segera melapor kepada pihak berwenang jika menemukan aktivitas mencurigakan yang mengancam ketenteraman wilayah. Petugas menyosialisasikan nomor layanan Call Center 110 sebagai saluran siaga pengaduan cepat bagi seluruh warga.
Wikha mengimbau masyarakat segera memanfaatkan saluran siaga tersebut saat menghadapi peristiwa darurat di perairan. Penyedia jasa bentor dan kapal tradisional memegang posisi strategis karena selalu berinteraksi langsung bersama wisatawan.
“Jika ditemukan kejadian kecelakaan laut maupun indikasi penyalahgunaan narkoba oleh wisatawan atau pihak lainnya, segera informasikan kepada kami. Agar nantinya dapat ditindaklanjuti sesuai ketentuan hukum yang berlaku,” katanya.
Forum tatap muka ini menjadi wadah diskusi terbuka bagi para pelaku usaha transportasi menyampaikan keluhan. Para pengemudi bentor mengutarakan berbagai kendala teknis serta persoalan keamanan selama melayani penumpang di pulau.
Polres Kepulauan Seribu berharap seluruh pengelola transportasi menjadi mitra utama dalam menjaga keselamatan para wisatawan. Kerja sama yang solid ini diharapkan mampu menciptakan iklim pariwisata yang aman, nyaman, dan kondusif.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama membuka diskusi.