RRI.CO.ID, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto menerima Menteri Kebudayaan Fadli Zon di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu, 4 November 2026. Pertemuan tersebut membahas rekomendasi Dewan Gelar, Tanda Jasa, dan Tanda Kehormatan (GTK) terkait usulan gelar Pahlawan Nasional 2026.

Mengutip siaran pers tertulis Sekretariat Presiden, dalam pertemuan tersebut Fadli Zon menyampaikan hasil rekomendasi Dewan GTK. Proses tersebut melibatkan tim peneliti dan pengkaji gelar di tingkat daerah hingga pusat.

[bacajuga=1;title="Kemenbud Umumkan 20 Pemenang Sayembara Film Narasi Kepahlawanan 2026";sumber="berita"]

Pengkajian diawali Tim Peneliti dan Pengkaji Gelar Daerah (TP2GD) di tingkat kabupaten atau kota dan provinsi. Selanjutnya, usulan dibahas Tim Peneliti dan Pengkaji Gelar Pusat (TP2GP) Kementerian Sosial.

Hasil penelitian dan pengkajian tersebut kemudian dibahas dalam sidang Dewan GTK. Setelah melalui tahapan tersebut, rekomendasi disampaikan kepada Presiden untuk menjadi bagian dari proses pengambilan keputusan.

[bacajuga=2;title="Kemenbud Gandeng Sineas Produksi 19 Film Narasi Kepahlawanan";sumber="berita"]

Penyampaian rekomendasi merupakan bagian dari mekanisme negara dalam pemberian gelar Pahlawan Nasional. Gelar tersebut diberikan kepada tokoh yang dinilai memiliki jasa dan pengabdian bagi bangsa dan negara.

Melalui proses tersebut, pemerintah menegaskan pentingnya menjaga nilai kepahlawanan, patriotisme, persatuan, dan pengabdian kepada bangsa. Nilai-nilai tersebut diharapkan terus menjadi bagian dari perjalanan Indonesia menuju masa depan.