RRI.CO.ID, Jakarta – Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Muhammad Saleh Mustafa mengajak generasi muda terlibat aktif memperkuat kedaulatan pangan nasional. Menurutnya, keterlibatan pemuda diperlukan untuk mendorong transformasi pertanian sekaligus meningkatkan produksi pangan dalam negeri.
Ia menilai generasi muda memiliki peran penting dalam menghadapi tantangan sektor pertanian dan pangan. Saleh secara khusus mengundang pemuda bergabung dalam Brigade Pangan dan Brigade Milenial.
“Nanti bulan November sampai dengan Maret, saya mengundang teman-teman yang tergabung dalam Brigade Pangan, Brigade Milenial. Kita sama-sama meningkatkan luas dan tambah tanam kita,” ujar Saleh dalam acara Rembuk Nasional Pemuda Indonesia ke-3, di Jakarta, Sabtu, 31 Oktober 2026.
Saleh menyebut pada November mulai memasuki musim hujan, sehingga menjadi momentum untuk meningkatkan luas tambah tanam. Langkah tersebut, lanjutnya, menjadi bagian dari strategi pemerintah untuk meningkatkan produksi pangan nasional.
“Karena kita akan memenangkan strategi untuk meningkatkan kedaulatan pangan ini kita tidak boleh melawan alam. Kita harus beradaptasi dengan alam,” katanya.
Selain perubahan iklim, Saleh juga menyoroti pentingnya mengubah citra sektor pertanian agar menarik bagi anak muda. Ia menggambarkan transformasi pertanian sebagai upaya menghadirkan sosok petani yang lebih modern.
“Ini saya gambarkan dari dulu petaninya lusuh, kotor, tapi yang ini kita pingin petaninya bersih, ganteng, keren, cakep. Kan anak muda kan enggak mau yang kayak gitu, ya?” ujar Wamentan itu.
Melalui keterlibatan generasi muda, Saleh berharap penguatan kedaulatan pangan dapat berjalan berkelanjutan. Ia menegaskan Indonesia perlu membangun kesiapan pangan untuk menghadapi berbagai tantangan global.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama membuka diskusi.