RRI.CO.ID, Jakarta - Kontingen karate Shidokan Indonesia meraih tiga gelar pada The 46th Shidokan World Championship di Jepang. Kejuaraan berlangsung di Hamamatsu Industrial Exhibition Hall, Prefektur Shizuoka, Minggu, 1 September 2026.
Indonesia membawa pulang dua gelar juara dua dan satu gelar juara tiga. Prestasi tersebut diraih melalui penampilan empat atlet yang mewakili Indonesia.
Raihan Syauqi Amri meraih juara dua kelas -65 kilogram kategori Samurai Rules. Gunawan Guntur juga menempati posisi kedua kelas -65 kilogram kategori Full Contact Rules.
Sementara itu, Fajar Eko Pambudi menyumbangkan gelar juara tiga kelas 65 kilogram kategori Samurai Rules. Karateka termuda Indonesia, Kenzo Djaputra, berusia 10 tahun, tampil pada kategori Elementary Full Contact Rules.
Counsellor Fungsi Penerangan Sosial Budaya KBRI Tokyo, Iqbal Mohammad Amrullah, mengapresiasi pencapaian para atlet Indonesia. Ia berharap prestasi tersebut menjadi motivasi untuk meraih hasil lebih baik pada kejuaraan internasional mendatang.
“Selamat kepada tim karate Shidokan Honbu Indonesia. Apresiasi dari kami atas prestasi yang membanggakan di pentas dunia. Kerja keras latihan teman-teman dalam meraih juara berbuah hasil gemilang,” ujar Iqbal.
Pernyataan tersebut disampaikan melalui keterangan tertulis KBRI Tokyo, Kamis, 5 September 2026. Iqbal menilai pengalaman mengikuti kejuaraan dunia penting untuk meningkatkan kualitas bertanding para atlet.
Pengalaman tersebut juga memperluas pemahaman atlet mengenai penyelenggaraan kompetisi internasional. KBRI Tokyo berkomitmen terus mendukung atlet Indonesia yang mengikuti berbagai kejuaraan internasional di Jepang.
Branch President Shidokan Indonesia (Shibucho), Shihan Erick Danurahardja, menyebut pencapaian tersebut merupakan hasil pembinaan berkelanjutan. Pembinaan dilakukan Perkumpulan Shidokan Honbu Indonesia sebagai cabang resmi World Karate Association Shidokan yang berpusat di Jepang.
Menurut Erick, prestasi di Hamamatsu melanjutkan capaian positif kontingen Indonesia pada kompetisi internasional sebelumnya. Pada April 2026, Indonesia mengikuti Kyokushin World Union (KWU) SENSHI Japan International Tournament di Tokyo.
“Di tahun-tahun awal kami hanya mengirimkan satu hingga tiga atlet. Kali ini bersyukur bisa empat atlet. Target tahun depan di Yokohama adalah 10 atlet, mengingat persaingan dengan negara-negara lain semakin ketat,” kata Erick.
Kejuaraan dunia karate full contact tersebut diikuti atlet dari 15 negara. Indonesia mengirimkan empat atlet putra muda asal Sumatera Utara dan Surabaya, didampingi dua ofisial.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama membuka diskusi.