RRI.CO.ID, Depok - Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (KAI) Bobby Rasyidin meninjau langsung keandalan sarana trainset kedelapan di Depok. Peninjauan sarana baru produksi PT Industri Kereta Api (INKA) berlangsung pada Sabtu, 7 November 2026.
Rangkaian kereta tipe CLI 225 tersebut telah melewati beberapa kali tahapan pengujian sebelum beroperasi resmi. Pihak operator menjadwalkan uji coba akhir pada pertengahan November sebelum sarana beroperasi pada awal Desember.
Direktur Utama KAI Bobby Rasyidin menegaskan penyempurnaan sarana fokus terhadap komponen yang sering mengalami kendala. Peninjauan sarana di Depo Kereta Rel Listrik Depok melibatkan Direktur Utama serta Direktur Teknik KAI Commuter.
“INKA telah melakukan identifikasi untuk perbaikan dengan melakukan inovasi, re-engineering dengan teknik dan rekayasa yang lebih baik,” kata Bobby.
Bobby memeriksa peningkatan sistem pintu otomatis sarana yang telah melalui pengujian sebanyak 500 kali percobaan. Tim teknisi juga menyempurnakan sistem penggerak rangkaian serta pegas koil bogie dari tujuh trainset sebelumnya.
[bacajuga=1;title="Penumpang Capai 303 Juta, KAI Commuter Operasikan 89 Rangkaian";sumber="berita"]
“Sehingga trainset ke delapan ini diharapkan jauh lebih handal, lebih tahan dan lebih kuat untuk melayani masyaraka pengguna commuter line yang semakin meningkat setiap harinya,” ucap Bobby.
Commuter Line Jabodetabek tercatat melayani 303.79 juta penumpang sepanjang periode Januari hingga Oktober tahun 2026. Rata-rata volume harian mencapai satu juta pengguna sehingga kesiapan serta keandalan sarana transportasi sangat diperlukan.
Direktur Utama KAI Commuter Purnomo Sidi menyatakan sarana kedelapan telah menjalani uji coba internal perusahaan. Pemeriksaan intensif tersebut bertujuan mengevaluasi kesiapan teknis serta memastikan keselamatan operasional seluruh sistem rangkaian kereta.
"Pengujian internal site acceptance test dengan tim penguji internal KAI Commuter telah dilakukan," ujar Purnomo.
Purnomo menjelaskan bahwa optimalisasi kontrol kualitas oleh pabrikan menyempurnakan tujuh sarana yang sudah beroperasi sebelumnya. Manajemen terus mengevaluasi seluruh hasil proses pengetesan tersebut bersama tim teknis PT Industri Kereta Api.
“Setiap proses dan tahapan terus dilakukan untuk memastikan sarana Commuter Line siap beroperasi dengan aman dan andal,” kata Purnomo.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama membuka diskusi.