RRI.CO.ID, Jakarta — Panama memperingati Hari Kemerdekaan setiap 3 November untuk mengenang pemisahannya dari Kolombia pada 1903. Negara di Amerika Tengah ini memiliki bunga nasional berupa anggrek putih dengan bagian tengah menyerupai burung merpati.

Bunga tersebut dikenal sebagai Flor del Espíritu Santo atau Holy Ghost Orchid. Nama ilmiahnya adalah Peristeria elata, salah satu spesies anggrek dengan bentuk bunga yang khas.

Sosok merpati terlihat pada bagian tengah bunga, terutama di area bibir bunga. Bagian putih tersebut tampak seperti burung kecil yang berada di antara kelopak.

Melansir National Parks Board Singapore, nama Peristeria berasal dari bahasa Yunani yang berarti merpati kecil. Nama tersebut merujuk pada bentuk bunga yang menyerupai burung merpati.

[bacajuga=1;title="Mengenal Cikalang, Burung Nasional Negara Antigua dan Barbuda yang Unik";sumber="berita"]

Anggrek ini memiliki bunga berwarna putih dengan bintik-bintik ungu di bagian tertentu. Bunganya juga mengeluarkan aroma, sehingga tidak hanya menarik perhatian melalui bentuknya.

Peristeria elata tumbuh di kawasan tropis yang lembab. Kew Gardens mencatat tanaman ini berasal dari wilayah Amerika Tengah hingga Venezuela dan Ekuador, sehingga tidak hanya ditemukan di Panama.

Di Panama, anggrek ini dapat ditemukan di sejumlah kawasan hutan. Kementerian Lingkungan Hidup Panama menyebut kawasan sekitar Gunung Berapi Barú sebagai salah satu tempat ditemukannya bunga tersebut.

Meski memiliki bentuk yang menarik, anggrek ini menghadapi ancaman akibat pengambilan berlebihan dan kerusakan habitat alaminya. Penelitian Universitas Panama mencatat bahwa jumlah tanaman yang ditemukan di sejumlah lokasi penelitian relatif sedikit.

[bacajuga=2;title="Foraging, Kegiatan Mencari dan Mengumpulkan Ragam Pangan dari Alam";sumber="berita"]

Perdagangan internasional Peristeria elata juga diatur melalui Konvensi Perdagangan Internasional Spesies Terancam atau CITES. Anggrek ini masuk Apendiks I, sehingga tidak boleh diperjualbelikan antarnegara untuk tujuan komersial, kecuali dalam kondisi tertentu yang diizinkan.

Kementerian Lingkungan Hidup Panama mengimbau masyarakat menjaga anggrek ini di habitat aslinya. Upaya tersebut penting untuk mengurangi pengambilan dari alam dan mempertahankan keberadaan bunga nasional Panama.

Keunikan bentuknya membuat Flor del Espíritu Santo menjadi salah satu simbol alam Panama yang mudah dikenali. Pelestariannya juga penting untuk menjaga keberadaan anggrek tersebut bagi generasi mendatang. (Rahmania Ulfah)