RRI.CO.ID, Jakarta – Kementerian UMKM membuka peluang operasi pasar untuk merespons kenaikan harga tepung yang dikeluhkan pelaku usaha mikro. Langkah tersebut akan dibahas bersama Kementerian Perdagangan (Kemendag) guna menjaga biaya produksi pelaku UMKM tetap terkendali.

Menteri UMKM Maman Abdurrahman mengatakan, pemerintah perlu memastikan harga bahan baku utama. Termasuk tepung dan plastik, tetap terjangkau bagi pelaku usaha mikro.

Pasalnya, kenaikan harga bahan baku berpotensi menekan biaya produksi. Selain itu juga mengurangi kemampuan usaha kecil untuk bertahan.

“Dari sisi kami, semangat utamanya adalah memastikan harga bahan baku tetap terkendali. Serta disesuaikan dengan kapasitas pengusaha mikro,” ujar Maman di Kantor Kementerian UMKM, Jakarta Selatan, Selasa, 3 November 2026.

Menurut Maman, Kementerian UMKM akan membawa keluhan tersebut kepada Kemendag untuk membahas kemungkinan intervensi harga. Hal ini lantaran kewenangan pelaksanaan operasi pasar berada di bawah Kemendag.

Ia menjelaskan, Kementerian UMKM berperan menghimpun aspirasi dan menyampaikan kondisi yang dihadapi pelaku usaha di lapangan. Hal itu agar nantinya dapat menjadi pertimbangan dalam pengambilan kebijakan.

“Kalau memang betul ada informasi ini saya akan ngomong sama Kementerian Perdagangan. Tapi yang mengeksekusi itu kementerian perdagangan, tapi kami pasti akan sampaikan," ucap Maman.

Keluhan kenaikan harga tepung, khususnya tapioka, sebelumnya ramai diperbincangkan di media sosial. Salah satu unggahan di Sosial Media menyebut harga tepung tapioka mengalami kenaikan hingga Rp8.000 per kilogram.

Kenaikan tersebut menjadi perhatian karena tepung merupakan salah satu bahan baku utama bagi berbagai usaha mikro. Mulai dari produsen makanan ringan hingga pedagang makanan olahan.

Jika tidak diantisipasi, lonjakan harga bahan baku berpotensi meningkatkan ongkos produksi dan memaksa pelaku usaha menyesuaikan harga jual. Kondisi ini pada akhirnya dapat memengaruhi daya saing serta keberlangsungan usaha mikro.

[bacajuga=1;title="PB PODSI Desak SEAGF Tinjau Ulang Pencoretan Dayung dari SEA Games 2027";sumber="berita"]

[bacajuga=2;title="Aktivitas Manufaktur Indonesia Meningkat, PMI Naik ke Level 54";sumber="berita"]