RRI.CO.ID, Jakarta - PT Kereta Api Indonesia (KAI) memastikan seluruh operasional perjalanan kereta api Stasiun Gambir tetap berjalan normal. Petugas gabungan berhasil memadamkan insiden kebakaran tenant makanan tersebut dalam kurun waktu 18 menit saja.
Kobaran api melanda gerai makanan area hall selatan lantai dasar stasiun pada Sabtu, 7 November 2026. Petugas pemadam mengendalikan api pada pukul 20.55 Waktu Indonesia Barat (WIB) setelah menerima laporan darurat.
[bacajuga=1;title="Presiden Minta Revitalisasi Stasiun Gambir Dipercepat, akan Terintegrasi Monas";sumber="berita"]
[bacajuga=2;title="KAI Catat 1,03 Juta Penumpang Rute Gambir-Yogyakarta PP";sumber="berita"]
[bacajuga=3;title="Pemikiran KAI Kedepan, Pasca Revitalisasi Gambir Tambah Dua Jalur KRL";sumber="berita"]
Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta Franoto Wibowo menyatakan koordinasi lintas sektor langsung dilaksanakan petugas. Petugas keamanan stasiun memanfaatkan fasilitas hydrant peron jalur satu serta jalur empat saat proses pemadaman.
“Kami menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pelanggan dan masyarakat atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan. Keselamatan pelanggan, pekerja, dan perjalanan kereta api menjadi prioritas utama. Petugas langsung bergerak melakukan penanganan agar kejadian dapat segera diatasi,” ujar Franoto.
Sebanyak empat unit armada mobil pemadam kebakaran tiba di lokasi kejadian persis pada pukul 20.48 WIB. Kepulan asap pekat sempat mengarah menuju jalur rel satu tanpa mengganggu jadwal keberangkatan kereta api.
Franoto menegaskan kelancaran arus lalu lintas kereta api tetap terjaga berkat kesiapsiagaan seluruh petugas stasiun. Pihak manajemen segera menggelar evaluasi terpadu guna memastikan penyebab utama kemunculan titik api di stasiun.
“Kami memastikan tidak ada perjalanan kereta api yang terganggu akibat kejadian ini. Seluruh perjalanan dari dan menuju Stasiun Gambir tetap berlangsung normal,” kata Franoto.
KAI memperkuat pengawasan fasilitas serta langkah mitigasi risiko di seluruh area komersial pelayanan pelanggan stasiun. Peninjauan prosedur darurat dilakukan demi menjamin perlindungan keselamatan para penumpang dan pekerja di lingkungan stasiun.
Ia menyampaikan komitmen berkelanjutan perseroan dalam meningkatkan standar keselamatan operasional dan mutu pelayanan kepada publik. KAI mengapresiasi respons sigap tim pemadam kebakaran yang berhasil mengendalikan kobaran api secara sangat cepat.
“KAI berkomitmen untuk terus meningkatkan standar keselamatan dan kualitas pelayanan. Setiap kejadian menjadi bahan evaluasi untuk memperkuat langkah pencegahan dan memastikan lingkungan stasiun tetap aman serta nyaman bagi masyarakat," ujarnya.
"Kami kembali menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi. KAI akan terus mengedepankan keselamatan, kesiapsiagaan, dan keandalan operasional dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” kata Franoto.
Pihak pengelola memastikan lingkungan stasiun kereta api tetap aman dan nyaman disinggahi oleh seluruh pengguna. Layanan keberangkatan dan kedatangan penumpang di Stasiun Gambir kini kembali beroperasi lancar tanpa kendala operasional.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama membuka diskusi.