RRI.CO.ID, Jakarta - Bahasa Indonesia semakin dikenal masyarakat internasional, termasuk kalangan generasi muda di Rusia. Saat ini, kelas Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA) di Moskow diikuti 149 pemelajar.
Mengutip laman Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) pada Selasa, 3 November 2026, perkembangan tersebut menjadi perhatian dalam Kongres Bahasa Indonesia. Kegiatan itu berlangsung di Higher School of Economics University (HSE University), Moskow, pada Rabu, 28 Oktober 2026.
“Penginternasionalan bahasa Indonesia bukan semata-mata upaya menambah jumlah orang yang mempelajari bahasa Indonesia. Ini juga termasuk upaya meningkatkan fungsi, martabat, dan daya guna bahasa Indonesia dalam kehidupan masyarakat global,” ujar Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen), Atip Latipulhayat, dikutip dari laman Kemendikdasmen.
Kongres tersebut mempertemukan sekitar 140 mahasiswa, akademisi, pengajar, dan Indonesianis dari berbagai kalangan. Pertemuan bertema “Bahasa Indonesia di Pentas Global: Tantangan, Peluang, dan Masa Depan” itu membahas peluang pengembangan bahasa Indonesia.
Hingga Oktober 2026, program BIPA telah menjangkau 62 negara melalui 520 lembaga penyelenggara. Program tersebut juga memiliki lebih dari 234.000 pemelajar aktif di berbagai negara.
[bacajuga=1;title="Kemendikdasmen Perkuat Literasi melalui Ratusan Produk Bahasa dan Sastra";sumber="berita"]
[bacajuga=2;title="Goethe-Institut Jakarta Kembali Gelar Kelas Bahasa dan Program Budaya";sumber="berita"]
[bacajuga=3;title="Mendikdasmen Soroti Bahasa Asing 'Membumi' di Bandara Soetta";sumber="berita"]
Pengajaran bahasa Indonesia di Rusia sebenarnya telah berlangsung sejak akhir 1950-an. Duta Besar RI untuk Federasi Rusia, Jose Tavares, menyebut Universitas Negeri Moskow menjadi salah satu tempat awal pengajaran tersebut.
Atip menilai Rusia memiliki potensi besar sebagai mitra pengembangan bahasa Indonesia. Tradisi akademik Rusia dalam kajian bahasa, sastra, dan budaya dapat mendukung kerja sama kedua negara.
“Bahasa Indonesia adalah identitas bangsa Indonesia. Bahasa Indonesia juga merupakan jembatan persahabatan bagi masyarakat dunia,” kata Atip.
Meski berkembang, pengajaran bahasa Indonesia di Rusia masih menghadapi sejumlah kendala. Keterbatasan pengajar dan minimnya bahan ajar sesuai karakter penutur bahasa Rusia menjadi tantangan utama.
Pemerintah telah menyusun Peta Jalan Penginternasionalan Bahasa Indonesia 2025–2045. Indeks Penginternasionalan Bahasa Indonesia meningkat dari 51,44 pada 2024 menjadi 52,99 pada 2025.
Pemerintah menargetkan indeks tersebut mencapai 55,87 pada 2029. Penguatan program BIPA dan kerja sama akademik menjadi bagian dari upaya mencapai target tersebut. (Reporter: Nikita Yunistia Maryam)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama membuka diskusi.