RRI.CO.ID, Jakarta - PT Kompetisi Futsal Indonesia (KFI) menegaskan komitmennya untuk berbenah bersama klub. Hal ini terjadi setelah menyelesaikan seluruh subsidi dan kontribusi kepada klub peserta Pro Futsal League (PFL) dan Women's Pro Futsal League (WPFL).

Direktur Operasional KFI Dirgantara Pangaribuan menyampaikan bahwa masukan klub serta arahan Federasi Futsal Indonesia (FFI) menjadi pengingat penting bagi KFI sebagai operator. "Kami berterima kasih kepada klub yang telah menyampaikan masukannya secara terbuka, seluruh subsidi dan kontribusi klub telah kami tuntaskan," ujar Dirgantara, Rabu 4 November 2026.

"Kami langsung bergerak melakukan perbaikan. Termasuk berkoordinasi dengan mitra, agar ke depan semuanya berjalan lebih baik."

KFI akan memperkuat koordinasi dengan klub melalui komunikasi yang lebih rutin dan terbuka. Agar setiap kendala dapat dibahas lebih awal dan diselesaikan bersama.

[bacajuga=1;title="KFI Buka Seleksi Lisensi Klub untuk PFL2 2027";sumber="berita"]

[bacajuga=2;title="KFI Bawa Lantai 'Parket' Standar Internasional ke Super Cup 2026";sumber="berita"]

"Kemajuan liga hanya bisa dicapai jika operator dan klub berjalan seiring. Kami ingin menjadikan ini momentum untuk mempererat kebersamaan," katanya.

Ketua Umum FFI Michael Victor Sianipar menegaskan bahwa FFI berperan sebagai regulator dan semua urusan kompetisi ditangani langsung oleh KFI. "Secara regulator FFI sudah melakukan tugasnya dengan memberikan pengawasan, tetapi untuk pelaksanaan dilakukan KFI termasuk urusan subsidi," ucapnya.

"Karena yang utama adalah mempertahankan ekosistem futsal untuk terus maju." KFI menunjukkan komitmen dan profesionalisme dalam mengelola liga futsal Indonesia.