RRI.CO.ID, Jakarta - Presiden Kehormatan Asosiasi Sepak Bola Jepang (JFA), Kozo Tashima, menyatakan niatnya maju sebagai kandidat penantang Gianni Infantino dalam pemilihan Presiden FIFA. Tashima menjadi tokoh kedua yang mengumumkan pencalonan diri sebelum batas akhir pendaftaran pada 18 November 2026.

Sebelumnya, mantan pemain Tottenham Hotspur, Ramon Vega, juga telah menyatakan kesiapannya bersaing dalam pemilihan tersebut. Namun, hingga kini belum dipastikan apakah Vega telah memperoleh dukungan minimal lima dari 211 asosiasi anggota FIFA sebagai syarat pencalonan.

Melansir The Guardian, Tashima diperkirakan tidak akan kesulitan mendapatkan dukungan yang diperlukan. Ia juga disebut memiliki hubungan baik dengan sejumlah tokoh sepak bola Eropa dan mendapat dukungan dari pihak UEFA.

Dalam wawancara dengan surat kabar Jepang, Sports Nippon, Tashima menyampaikan pencalonannya mendapat dukungan penuh dari JFA. Ia menegaskan keputusannya bukan semata-mata untuk memenangkan pemilihan, melainkan membawa nilai-nilai sepak bola Jepang ke tingkat internasional.

[bacajuga=2;title="Ramon Vega Tantang Gianni Infantino dalam Pemilihan Presiden FIFA 2027";sumber="berita"]

“Saya bersyukur dapat mengumumkan pencalonan ini dengan dukungan penuh dari Asosiasi Sepak Bola Jepang. Ini bukan soal menang atau kalah, melainkan menyampaikan kepada dunia sikap jujur, sehat, dan berintegritas,” ujar Tashima, seperti dikutip dari The Guardian.

Ia juga menilai nilai-nilai tersebut menjadi hal yang dibutuhkan FIFA saat ini. Tashima mengatakan ingin membawa prinsip yang selama ini dijaga sepak bola Jepang ke dalam kepemimpinan organisasi sepak bola dunia tersebut.

Pencalonan Tashima muncul setelah Presiden Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC), Sheikh Salman bin Ibrahim Al Khalifa, menyatakan dukungan kepada Infantino. Sikap tersebut menjadi perubahan posisi setelah sebelumnya AFC berada bersama UEFA dan Concacaf dalam upaya menentang sejumlah kebijakan Infantino.

Tashima diperkirakan dapat memperoleh dukungan dari sejumlah negara Asia, Eropa, serta kawasan Concacaf. Namun, kehadirannya juga berpotensi membagi suara negara-negara anggota AFC yang sebelumnya mengarah kepada Infantino.

[bacajuga=1;title="Nama David Beckham Disebut Muncul dalam Bursa Calon Presiden FIFA";sumber="berita"]

UEFA sendiri telah berupaya mencari kandidat untuk menantang Infantino selama beberapa bulan terakhir. Pencalonan Tashima dinilai dapat menjadi alternatif dan tidak memunculnya banyak k karena berasal dari luar Eropa.

Sementara itu, Infantino masih memiliki dukungan dari sejumlah negara berpengaruh di Asia, termasuk Qatar dan Arab Saudi. Serta dari negara-negara di Afrika dan Amerika Selatan.

Dengan dukungan tersebut, ia diperkirakan memiliki peluang besar untuk mengamankan suara mayoritas dalam pemilihan mendatang. Untuk kembali terpilih, Infantino membutuhkan sedikitnya 106 suara dari total 211 asosiasi anggota FIFA.