RRI.CO.ID, Jakarta – Langit malam November 2026 akan dihiasi sejumlah fenomena astronomi yang menarik untuk diamati. Fenomena tersebut meliputi pertemuan planet, hujan meteor, supermoon, hingga kemunculan Merkurius.
Mengutip laman Forbes pada Senin, 2 November 2026, salah satu fenomena menarik akan terjadi pada Senin, 16 November 2026. Mars dan Jupiter akan tampak berdekatan dengan jarak sekitar 1,2 derajat di langit.
Kedua planet tersebut dapat diamati sekitar satu jam sebelum matahari terbit. Jupiter akan terlihat lebih terang, sedangkan Mars memiliki warna kemerahan yang membuat keduanya mudah dibedakan.
[bacajuga=1;title="NASA Siapkan Teleskop UVEX untuk Petakan Alam Semesta dalam Cahaya Ultraviolet";sumber="berita"]
Fenomena tersebut kemudian disusul puncak hujan meteor Leonid pada malam 16 hingga 17 November. Meski cahaya Bulan berpotensi mengganggu pengamatan, sejumlah meteor tetap berpeluang terlihat.
Selain itu, Merkurius mencapai elongasi terbesarnya pada Jumat, 20 November. Planet tersebut dapat dicari di arah timur sekitar 45 menit sebelum matahari terbit.
Fenomena lain yang dinantikan adalah Bulan purnama pada Selasa, 24 November. Bulan purnama tersebut juga menjadi supermoon karena terjadi ketika Bulan berada relatif dekat dengan Bumi.
[bacajuga=2;title="Ini Lima Planet Layak Dihuni Manusia Selain Bumi";sumber="berita"]
Pada akhir November, pertemuan beberapa benda langit kembali terjadi menjelang matahari terbit. Bulan, Jupiter, Mars, dan bintang Regulus akan tampak membentuk susunan di langit.
November juga menjadi waktu yang menarik untuk mengamati sejumlah rasi bintang. Taurus, Auriga, dan Orion mulai terlihat lebih jelas pada malam hari di belahan Bumi utara.
Beragam fenomena tersebut menjadikan November sebagai salah satu waktu menarik untuk mengamati langit. Namun, waktu dan posisi kemunculannya dapat berbeda bergantung pada lokasi pengamatan. (Reporter: Nikita Yunistia Maryam)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama membuka diskusi.