RRI.CO.ID, Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM) Muhaimin Iskandar mendorong pesantren mencetak pengusaha muda tangguh, mandiri, dan mampu menciptakan lapangan kerja bagi masyarakat. Ia menegaskan, pendidikan pesantren perlu diperkuat melalui peningkatan keterampilan, pembinaan kewirausahaan, serta penguatan karakter dan pemahaman agama.
“Saya ingin Pondok Pesantren Al Hikmah 2 melahirkan pengusaha tangguh, mandiri, dan kaya raya melalui pembinaan berkelanjutan. Saya meminta santri terus dibimbing agar semakin banyak pengusaha lahir dari pesantren,” kata Muhaimin Iskandar dalam keterangan pers di Jakarta, Rabu, 4 November 2026.
Muhaimin menilai pesantren berpotensi melahirkan generasi mandiri yang mampu membangun usaha, menciptakan lapangan kerja, dan menggerakkan perekonomian masyarakat. Ia meminta DPR RI dan BUMN mendukung perluasan jejaring usaha, akses pasar, serta pembinaan kewirausahaan bagi santri.
[bacajuga=1;title="Menko Muhaimin Minta Anggaran Pemberdayaan Masyarakat Diprioritaskan";sumber="berita"]
Muhaimin menilai sektor pertanian dan perkebunan kopi berpotensi dikembangkan pesantren untuk memperkuat usaha produktif serta ekonomi masyarakat. Ia berharap potensi lokal mampu membuka lapangan kerja dan meningkatkan kemandirian ekonomi santri serta masyarakat sekitar.
“Indonesia membutuhkan pengusaha baru yang terus tumbuh dan berkembang untuk menjadi penopang ekonomi nasional. Kewirausahaan penting untuk memperkuat perekonomian dan menciptakan lapangan kerja bagi masyarakat,” ucap Muhaimin.
Muhaimin menyebut penguatan kewirausahaan pesantren sejalan dengan pembangunan ekonomi konstitusi yang diamanatkan Pasal 33 dan 34 UUD 1945. Ia mengapresiasi Pesantren Al Hikmah 2 atas kontribusinya dalam pendidikan santri, pelayanan, serta pembinaan masyarakat sekitar.
[bacajuga=2;title="Menko Muhaimin Harapkan Pesantren Kuasai AI dan Ekonomi Digital";sumber="berita"]
“Saya berharap pembinaan berkelanjutan dan kolaborasi lintas sektor mampu melahirkan wirausaha produktif dari pesantren. Dengan demikian, pesantren dapat memperluas kesempatan kerja dan memperkuat perekonomian nasional,” kata Muhaimin.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama membuka diskusi.