RRI.CO.ID, Jakarta – Wakil Ketua Komisi III DPR, Ahmad Sahroni, berharap konser Andrea Bocelli memberikan dampak positif bagi perekonomian ibu kota. Apalagi konser itu akan dilaksanakan di JIExpo Kemayoran, Jakarta, pada Selasa 3 November 2027.
Sahroni berharap konser tersebut mampu menggerakkan berbagai sektor usaha, sebagaimana terlihat dari penyelenggaraan konser Kanye West sebelumnya. "Saya berharap konsernya di Jakarta memberikan dampak ekonomi yang sama seperti konser Kanye West,” katanya, Senin 2 November 2026.
Menurut dia, konser Bocelli di kawasan Candi Borobudur pada Sabtu 31 Oktober 2026, berkontribusi positif bagi perekonomian daerah. Kehadiran ribuan penonton dinilai menggerakkan sejumlah sektor seperti perhotelan, kuliner, transportasi, dan UMKM.
Selain dampak ekonomi, Sahroni juga mengapresiasi sosok Bocelli sebagai figur yang inspiratif. Menurut dia, penyanyi asal Italia tersebut merupakan legenda musik dunia yang mampu berkarya dan menginspirasi di tengah keterbatasan fisik.
“Kita juga tahu beliau adalah legenda musik dunia yang juga penyandang disabilitas,” ujarnya. “Namun, dia tetap mampu berkarya dan memukau kita semua.”
Sahroni menilai perjalanan dan pencapaian Bocelli menjadi pesan positif bagi masyarakat bahwa keterbatasan bukan penghalang untuk berprestasi. “Beliau mengispirasi bahwa keterbatasan bukan alasan untuk berhenti berkarya,” ujarnya.
[bacajuga=1;title="Fadli Zon: Konser Andrea Bocelli Bawa Pesan Kemanusiaan untuk Palestina";sumber="berita"]
Pernyataan Sahroni disampaikan terkait rangkaian konser Romanza 30th Anniversary World Tour Andrea Bocelli di Indonesia. Konser pertama berlangsung di Taman Lumbini, kawasan Candi Borobudur, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, Sabtu 31 Oktober 2026.
Selain menghadirkan pertunjukan musik klasik, konser tersebut juga membawa pesan perdamaian serta solidaritas bagi masyarakat terdampak konflik. Pihak promotor, Shoemaker Live, bahkan menginisiasi penggalangan dana untuk menyalurkan 100 ribu pasang sepatu untuk anak-anak di Palestina.
Founder Shoemaker Live, Prajna Murdaya, mengatakan konser Andrea Bocelli memiliki makna lebih luas daripada sekadar pertunjukan musik. Menurut dia, pesan perdamaian dan persatuan menjadi salah satu nilai yang ingin disampaikan melalui kegiatan tersebut.
“Kami memahami bahwa bagi banyak orang, konser ini memiliki makna yang lebih dalam dari sekadar pertunjukan musik,” ujarnya. “Ada kepedulian mendalam terhadap mereka yang tengah menghadapi konflik dan kehilangan.”
Menurut Prajna, Bocelli juga ingin menyampaikan harapan akan perdamaian bagi masyarakat yang masih terdampak konflik. Salah satu lagu dalam pertunjukan tersebut didedikasikan untuk kemanusiaan dan perdamaian dunia.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama membuka diskusi.