RRI.CO.ID, Jakarta – Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) menertibkan aktivitas pertambangan emas tanpa izin (PETI) di kawasan Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS), Provinsi Jambi. Berdasarkan analisis geospasial, sedikitnya 119,32 hektare kawasan konservasi di wilayah Penetai, Kabupaten Kerinci, terdampak tambang ilegal.
Operasi terpadu dilakukan di tiga lokasi, yakni Desa Muara Hemat, Kabupaten Kerinci. Kemudian, Desa Air Liki dan Desa Baru Pangkalan Jambu di Kabupaten Merangin.
Juru Bicara Satgas PKH, Barita Simanjuntak, mengatakan penertiban dilakukan atas arahan Ketua Pengarah Satgas PKH agar operasi berjalan tegas dan berkelanjutan. “Penertiban harus dilakukan secara tegas, terpadu, berkelanjutan, dan hingga tuntas,” ujar Barita dalam siaran pers tertulis, Jumat, 6 November 2026.
Operasi tersebut melibatkan Pemerintah Provinsi Jambi, Korem 042/Garuda Putih, Polda Jambi. Kemudian juga Kejaksaan Tinggi Jambi, Balai Besar TNKS, serta pemerhati lingkungan.
Selain menertibkan aktivitas tambang, Satgas PKH juga mengidentifikasi pihak-pihak yang diduga terlibat dan menelusuri alat berat yang digunakan. Polda Jambi dan Kejati Jambi turut menggelar operasi imbangan untuk memperkuat penegakan hukum.
Di lokasi yang telah ditertibkan, petugas memasang plang. Hal ini tanda penguasaan kembali kawasan hutan oleh pemerintah.
[bacajuga=1;title="Bareskrim Tahan Dua Tersangka Kasus Mafia Tambang Emas Ilegal";sumber="berita"]
[bacajuga=2;title="Kemenhut Bongkar Dugaan Tambang Emas Ilegal Terstruktur di Nabire, 7 WNA Diamankan";sumber="berita"]
Sebelumnya, Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin menegaskan penertiban pertambangan ilegal akan terus dilanjutkan meskipun menghadapi berbagai tantangan. “Kami tetap berkomitmen dalam pelaksanaan tugas PKH," ucap Sjafrie di Nabire, Papua Tengah, Kamis, 22 Oktober 2026.
"Kami menyadari banyak perlawanan-perlawanan yang diberikan. Tetapi dengan keutuhan persatuan nasional yang berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 5 Tahun 2025, Insyaallah semuanya akan kita selesaikan,” kata Sjafrie, tegas.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama membuka diskusi.