RRI.CO.ID, Jakarta - NASA akan melakukan manuver penerbangan khusus terhadap dua wahana antariksa ESCAPADE pada 7 dan 9 November 2026. Kedua wahana ini akan mendekati Bumi dan memanfaatkan kombinasi gravitasi serta dorongan untuk melontarkan diri menuju Mars.

Wahana pertama dijadwalkan melakukan manuver pada Sabtu, 7 November, sekitar pukul 05.00 waktu setempat. Sementara wahana kedua akan menyusul dua hari kemudian, Senin, 9 November, sekitar pukul 06.00 waktu setempat.

Mengutip NASA, Selasa, 3 November 2026, masing-masing akan menyala selama sembilan menit saat mencapai titik terdekat dengan Bumi. Manuver trans-Mars injection burn tersebut bertujuan menambah kecepatan wahana.

[bacajuga=3;title="Perseverance Deteksi Partikel Debu Ultra Halus Mars yang Berisiko bagi Astronaut";sumber="berita"]

Pembakaran mesin tersebut akan meningkatkan kecepatan masing-masing wahana lebih dari 1.600 kilometer per jam. Setelah menyelesaikan manuver, kedua wahana diperkirakan membutuhkan waktu sekitar 10 bulan untuk mencapai Mars.

Adapun, wahana pertama diperkirakan sampai pada 7 September 2027, sementara kembarannya akan menyusul pada 9 September. Misi ESCAPADE akan menjadi misi pertama yang mengoperasikan beberapa wahana antariksa dalam formasi orbit di sekitar Mars.

Kedua wahana akan mempelajari interaksi angin Matahari dengan lingkungan planet tersebut. Ini termasuk pengaruhnya terhadap proses hilangnya atmosfer Mars.

[bacajuga=2;title="Bagaimana Rasanya Hidup Setahun di Mars? NASA Lakukan Uji Coba lewat Simulasi";sumber="berita"]

Manuver ini menjadi pendekatan baru dalam perjalanan menuju Mars. Sebelumnya, belum ada wahana antariksa tujuan Mars yang berhasil melakukan teknik tersebut.

ESCAPADE diluncurkan pada November 2025 dengan menggunakan lintasan perjalanan yang berbeda dari misi Mars pada umumnya. Kedua wahana tidak langsung menuju Mars setelah meninggalkan Bumi.

Keduanya terlebih dahulu menempuh lintasan khusus mengitari titik Lagrange 2 Bumi-Matahari. Sebelum mencapai Bumi, keduanya telah mengumpulkan data tambahan dengan menjelajahi bagian ekor magnetosfer Bumi atau magnetotail.

Wilayah tersebut sebelumnya belum pernah diamati secara langsung oleh wahana antariksa lain. Sehingga, hasil pengamatan ESCAPADE diharapkan memberikan informasi baru mengenai aktivitas dan struktur medan magnet Bumi.