RRI.CO.ID, Jakarta - Laga antara Liverpool melawan Fenerbahce berakhir dengan skor kekalahan jawara Inggris tersebut. Liverpool menelan kekalahan setelah Fenerbahce bangkit dengan skor akhir 3-2.
Pelatih Liverpool, Andoni Iraola menyoroti buruknya pertahanan timnya dalam mengantisipasi situasi bola mati saat menghadapi Fenerbahce. Iraola menyebut timnya kebobolan tiga gol melalui situasi bola mati yang seharusnya bisa diantisipasi.
"Menurut saya, alasan utama kami gagal memenangkan pertandingan ini adalah karena kami kebobolan tiga gol dari situasi bola mati. Padahal, hal tersebut merupakan aspek yang selama ini kami tangani dengan sangat baik di liga," ujarnya dikutip RRI dari kanal YouTube/@HaytersTV, Kamis, 5 November 2026.
Ia mengungkapkan timnya sebenarnya sudah mengetahui kekuatan Fenerbahce dalam memanfaatkan situasi bola mati. Namun, antisipasi yang telah dipersiapkan justru tidak berjalan maksimal sepanjang pertandingan tersebut.
"Kami kebobolan melalui tendangan bebas, sepak pojok, bahkan lemparan ke dalam jarak jauh pada akhir pertandingan. Gol-gol tersebut sangat merugikan kami karena saya pikir kami sempat dua kali unggul," katanya.
Kondisi tersebut membuatnya merasa frustasi. Sebelum pertandingan dimulai, dirinya merasa yakin Liverpool akan memetik kemenangan di laga ini.
"Ini jelas membuat frustrasi karena tempat ini sulit untuk didatangi dan dimainkan. Sepanjang sebagian besar pertandingan, kami merasa bisa memenangkan pertandingan ini," ucapnya.
Ia menyoroti gol kedua yang dicetak Fenerbahce melalui bola muntah yang dimanfaatkan Archie Brown di menit ke-73. Menurutnya, posisi pagar betis pemain Liverpool tidak tersusun dengan benar.
"Pada gol terakhir, mampu memenangkan duel udara meskipun menghadapi tiga pemain bertahan kami. Itu adalah sesuatu yang jelas harus kami perbaiki, kami harus bertahan dengan lebih baik," katanya.
Kekalahan ini memutuskan tren positif Liverpool di tiga pertandingan pertama fase liga Champions. Tiga gol yang bersarang ke gawang Liverpool menunjukan kekuatan lini pertahanan yang harus diperbaiki.
The Reds kini bertengger di posisi ke sembilan dengan sembilan poin. Sementara itu, Fenerbahce naik ke posisi 19 dengan mengantongi lima poin.
(Reporter: Muhammad Herdi Fabryansyah)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama membuka diskusi.