RRI.CO.ID, Jakarta – Pekerjaan yang terus menumpuk dan tenggat waktu yang berdekatan bisa membuat pekerja merasa tertekan. Jika tidak ditangani, kondisi ini dapat mengganggu kesehatan mental dan aktivitas sehari-hari.

Melansir laman Kementerian Kesehatan (Kemenkes), stres kerja bisa muncul ketika tuntutan pekerjaan tidak sebanding dengan kemampuan dan keterampilan seseorang. Kondisi ini dapat memengaruhi pikiran, emosi, hingga kinerja pekerja.

Ada beberapa hal yang bisa memicu stres di tempat kerja, seperti beban pekerjaan yang berlebihan dan kurangnya dukungan dari atasan. Hubungan yang kurang baik dengan rekan kerja serta lingkungan kerja yang tidak nyaman juga dapat menjadi pemicunya.

Untuk mencegah stres semakin berat, pekerja perlu mengenali hal-hal yang membuat mereka merasa tertekan. Dengan begitu, langkah yang diambil bisa lebih sesuai dengan masalah yang dihadapi.

[bacajuga=1;title="Terlalu Sering Mengakses Media Sosial ternyata Bisa Memicu Stres";sumber="berita"]

Salah satu cara yang bisa dilakukan adalah menyusun daftar pekerjaan berdasarkan tingkat kepentingannya. Cara ini membantu pekerja menyelesaikan tugas secara bertahap tanpa harus memikirkan semuanya dalam waktu bersamaan.

Pekerja juga bisa membicarakan tugas yang terlalu banyak dengan atasan. Komunikasi ini penting agar beban pekerjaan dapat dibagi dan disesuaikan dengan kemampuan masing-masing.

[bacajuga=2;title="Penyakit Jantung Bawaan Berisiko Picu Komplikasi, Screening Dini Diperkuat";sumber="berita"]

Selain mengatur pekerjaan, waktu istirahat juga perlu diperhatikan. Melakukan olahraga, meditasi, atau menjalani hobi bisa menjadi pilihan untuk mengurangi tekanan setelah menjalani aktivitas kerja.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mencatat, pencegahan masalah kesehatan mental di tempat kerja perlu dilakukan melalui pengelolaan risiko psikososial. Upaya ini tidak hanya menjadi tanggung jawab pekerja, tetapi juga pemberi kerja.

WHO merekomendasikan perusahaan menilai kondisi dan lingkungan kerja yang berisiko mengganggu kesehatan mental. Hasil penilaian tersebut kemudian digunakan untuk mengurangi atau menghilangkan sumber tekanan di tempat kerja.

[bacajuga=3;title="Kawal ”Bedah Rumah” Warga Mamuju, Wapres Tekankan Pentingnya Sanitasi dan Kesehatan";sumber="berita"]

Beberapa langkah yang dapat diterapkan perusahaan antara lain menyediakan pengaturan kerja yang fleksibel serta kebijakan untuk menangani kekerasan dan pelecehan. Lingkungan kerja yang lebih sehat diharapkan dapat membantu melindungi kesehatan mental para pekerja. (Reporter: Nadya Syifa Syauqiyah)