RRI.CO.ID, Jakarta – Jorge Martin dipastikan tetap berangkat ke Qatar untuk mencoba tampil pada MotoGP Qatar 2026. Aprilia Racing mengonfirmasi rencana tersebut, meski pembalap Spanyol itu belum pulih dari cedera pergelangan tangan kanannya.
Cedera itu didapat Martín saat sprint MotoGP Australia di Phillip Island. Saat itu ia tengah bertarung memperebutkan kemenangan dengan Marc Marquez.
Tabrakan berkecepatan tinggi itu membuat pergelangan tangan kanannya patah. Secara tomatis Martin harus absen dari balapan utama yang akhirnya dibatalkan karena cuaca buruk.
[bacajuga=2;title="Mundur dari MotoGP Malaysia, Jorge Martin Sebut Peluang Juara Dunia Berakhir";sumber="berita"]
Setelah itu, Martín menjalani program pemulihan intensif selama lima hari untuk mencoba kembali di Sepang, Malaysia. Ia bahkan sempat turun pada sesi latihan bebas pertama, tetapi tertinggal hampir dua detik dari pembalap tercepat.
Pada sesi latihan kedua, Martín hanya menjalani sedikit putaran sebelum akhirnya memutuskan mundur pada Sabtu. Keputusan itu diambil menjelang sesi kualifikasi pertama, lalu ia kembali ke Spanyol untuk melanjutkan perawatan.
Melansir motorsport.com, Aprilia menyatakan keberangkatan Martin ke Qatar masih bergantung pada perkembangan kondisi pergelangan tangan kanannya. Hal utama yang dinilai adalah kemampuannya memberi tekanan saat pengereman, karena itulah kendala terbesar yang dialami di Malaysia.
“Sayang sekali tidak bisa melanjutkan akhir pekan di Sepang. Tetapi mendapat kesempatan untuk mencoba saja sudah merupakan pencapaian,” ujar Martín.
"Saya kembali ke Spanyol untuk melanjutkan perawatan yang saya butuhkan, dan tiba di Qatar dalam kondisi terbaik. Sekarang kita akan lihat bagaimana tubuh merespons, lalu melihat sejauh mana saya bisa melangkah,” katanya.
Kehadiran Martín di Losail juga berpengaruh pada perburuan gelar dunia MotoGP 2026. Marc Marquez kini unggul 44 poin atas Martín dan 67 poin atas rekan setimnya di Aprilia, Marco Bezzecchi.
[bacajuga=1;title="Yamaha Mundur dari Grand Prix Qatar, MotoGP Siapkan Konsekuensi";sumber="berita"]
Marquez berpeluang mengunci gelar dunia kedelapannya di Qatar bila mengumpulkan 30 poin lebih banyak dari Martín. Ia juga harus unggul delapan poin atas Bezzecchi, dengan perhitungan dari hasil sprint dan balapan utama.
Bezzecchi sendiri tampil kurang maksimal di Malaysia setelah finis keenam pada balapan hari Minggu. Karena tertinggal 66 poin dari Marquez, pembalap asal Rimini itu harus menyerang di Losail untuk menunda perayaan gelar sang rival.
MotoGP Qatar juga akan terasa berbeda karena pembalap Yamaha dinyatakan absen. Pabrikan Jepang itu tidak mengaktifkan klausul kontrak yang membatasi perjalanan staf ke wilayah yang sedang mengalami konflik.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama membuka diskusi.