RRI.CO.ID, Jakarta – Deteksi dini menjadi kunci keberhasilan penanganan kanker, melalui penguatan layanan kesehatan mulai dari puskesmas hingga rumah sakit. Pemerintah memperluas akses pemeriksaan dan penanganan kanker secara tepat, guna meningkatkan peluang kesembuhan serta kualitas hidup masyarakat.
Direktur Utama Rumah Sakit Kanker (DirutRSK) Dharmais, dr. Eniarti, menegaskan pemeriksaan mandiri penting untuk mendeteksi kanker sejak dini. Ia mengimbau masyarakat meningkatkan kesadaran terhadap kesehatan dan segera berkonsultasi apabila menemukan gejala yang mencurigakan.
“Kalau kita bicara tentang kanker payudara, itu dimulai dengan SADARI, yaitu pemeriksaan payudara sendiri. Jika ditemukan hal-hal yang perlu dikonsultasikan, masyarakat bisa datang ke puskesmas,” kata Eniarti saat memberikan sambutan dalam Penandatanganan Kesepakatan Bersama “Jejaring Pelayanan Kanker bersama Pemerintah Provinsi Lampung” di RSK Dharmais, Jakarta Barat, Kamis, 5 November 2026
[bacajuga=1;title="RS Kanker Dharmais Perkuat Inovasi dan Riset Layanan Kanker";sumber="berita"]
Eniarti menjelaskan, Puskesmas menjadi pintu utama deteksi dini kanker melalui program Cek Kesehatan Gratis yang mencakup pemeriksaan berbagai penyakit. Sejumlah puskesmas dilengkapi tenaga medis kompeten dan fasilitas USG untuk mendukung pemeriksaan awal serta menentukan tindak lanjut pasien.
“Hasil pemeriksaan membantu menentukan kebutuhan tindak lanjut pasien ke rumah sakit, terutama jika ditemukan benjolan atau kondisi mencurigakan. Pemeriksaan lanjutan diperlukan untuk memastikan diagnosis dan menentukan penanganan yang tepat bagi pasien,” ujar Eniarti.
Eniarti mengatakan, program pengampuan memperkuat layanan kanker rumah sakit melalui peningkatan kompetensi tenaga medis serta kesiapan fasilitas kesehatan. Penguatan dilakukan pada rumah sakit tingkat madya, utama, hingga paripurna untuk memastikan layanan kanker sesuai kebutuhan pasien.
[bacajuga=2;title="RS Kanker Dharmais Kembangkan Layanan Transplantasi Sumsum Tulang";sumber="berita"]
“Penguatan deteksi dini dan pemerataan fasilitas kesehatan diharapkan mempermudah masyarakat mengakses layanan kanker. Dengan demikian, penanganan dapat dilakukan lebih cepat ketika ditemukan indikasi keganasan, sehingga peluang kesembuhan pasien meningkat,” ucap Eniarti menjelaskan.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama membuka diskusi.