RRI.CO.ID, Jakarta - Hubungan diplomatik RI-Aljazair disebut semakin kuat, yang meliputi hubungan persahabatan, kerja sama hingga solidaritas bersama. Kata Duta Besar Aljazair untuk Indonesia Oesman Abdelouahab dalam peringatan 72 Tahun Revolusi Aljazair, Rabu, 4 November 2026, malam di Jakarta.
“Dengan rasa puas yang besar, hari ini saya mendengar tentang hubungan persahabatan, kerja sama, dan solidaritas yang terjalin dengan baik antara Aljazair dan Indonesia. Saya yakin bahwa hubungan ini akan terus ditingkatkan lebih lanjut,” ujar Dubes Abdelouahab menambahkan.
Ia menyebut, dari berbagai sektor kerja sama yang ada, investasi PT Pertamina menjadi salah satu yang sangat mencolok di Aljazair. Secara khusus, Dubes Abdelouahab mengapresiasi investasi perusahaan BUMN RI terus berlanjut di negaranya.
“Saya senang mencatat bahwa perusahaan minyak nasional Indonesia, Pertamina. Terus berlanjut dan memperkuat keberadaannya yang telah lama terjalin di sektor hidrokarbon Aljazair,” katanya.
[bacajuga=1;title="Azerbaijan Ingin Jajaki Kerja Sama Kebudayaan dengan Indonesia";sumber="berita"]
Sementara, hubungan antarmasyarakat kedua negara disebut memiliki ikatan sejarah yang berakar kuat. Hubungan itu dibuktikan rakyat Indonesia dengan dukungan yang diberikan terhadap perjuangan rakyat Aljazair untuk kebebasan dan kemerdekaan.
“Hubungan antara Aljazair dan Indonesia dibangun di atas ikatan sejarah yang berakar kuat. Dukungan yang diberikan Indonesia terhadap perjuangan rakyat Aljazair untuk kebebasan dan kemerdekaan memiliki tempat yang abadi dalam ingatan nasional Aljazair,” ujar Dubes Abdelouahab.
Sementara, perluasan potensi kerja sama bilateral kedua negara dinilai masih terbuka lebar, terutama di sektor ekonomi, investasi dan perdagangan hingga energi. Kata Menteri Haji dan Umrah, Mochamad Irfan Yusuf pada kesempatan yang sama.
“Di bidang ekonomi, kami melihat peluang menjanjikan untuk memperkuat perdagangan dan investasi, khususnya di sektor energi, pupuk, fosfat, pertanian, dan sektor strategis lainnya. Kerja sama jangka panjang antara perusahaan-perusahaan milik negara masing-masing telah membuktikan potensi dari kemitraan kita,” ucap Menhaj.
Di sisi lain peringatan 72 Tahun Revolusi Aljazair disebut mengingatkan persaudaraan bersama Indonesia. Utamanya, sebagai sesama negara muslim dan Selatan Global yang saling mendukung bahkan saat pelaksanaan Konferensi Asia-Afrika di Bandung pada 1955.
“Hari ini kita bertemu sesama negara muslim, tapi kita juga bertemu di Global South (Selatan Global-red), dulu di Gerakan Non Blok (GNB). Mereka hadir di konferensi Asia-Afrika di Bandung 1955, jadi hubungan kita sangat historis dan menjadi sangat strategis di tengah turbulensi geopolitik sekarang,” kata Wakil Menteri Luar Negeri RI, Anis Matta saat diwawancarai RRI di sela-sela acara.
Hubungan diplomatik RI-Aljazair dimulai pada tahun 1963 dan sejak itu kedua negara menjalin kerja sama di banyak sektor. RI-Aljazair juga aktif di panggung internasional, termasuk dengan lantang menyuarakan kemerdekaan Palestina.
Aljazair juga memandang Asia Tenggara sebagai kawasan penting dan resmi mengaksesi Traktat Persahabatan dan Kerja Sama ASEAN (TAC). Penandatanganan TAC dilakukan dalam Pertemuan Menteri Luar Negeri ASEAN ke-58 di Kuala Lumpur pada 9 Juli 2025.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama membuka diskusi.