RRI.CO.ID, Jakarta - KBRI Yaoundé memfasilitasi kegiatan penjajakan kerja sama antarpemerintah daerah Indonesia dan Kamerun. Kegiatan terlaksana saat kunjungan delegasi Kamerun ke Indonesia pada Trade Expo Indonesia (TEI) 2026.
Kegiatan mempertemukan perwakilan tiga pemerintah daerah Kamerun, yaitu Wali Kota Bibemi, Wali Kota Diang, dan Sekretaris Jenderal Pouma. Dari Indonesia hadir Pemerintah Kota Tangerang Selatan, Pemerintah Kabupaten Bondowoso, dan Pemerintah Kabupaten Probolinggo.
Berdasarkan rilis pada Kamis 5 November 2026, kegiatan meliputi kunjungan kehormatan kepada Wali Kota Tangerang Selatan, Bupati Bondowoso, dan Wakil Bupati Probolinggo. Kemudian, kunjungan ke sejumlah sentra unggulan yang mencerminkan praktik pembangunan daerah dan pelayanan publik di Indonesia.
Di Tangerang Selatan, delegasi mengunjungi fasilitas pengelolaan sampah, SMPN 8 Tangerang Selatan, dan Puskesmas Pondok Jagung. Di Bondowoso, delegasi mengunjungi sentra pertanian organik di Lombok Kulon dan Kampung Kopi Kluncing.
Adapun di Probolinggo, delegasi mengunjungi fasilitas Pelayanan Terpadu, memberikan kesempatan para pejabat Kamerun melihat langsung berbagai inisiatif. Termasuk praktik kelembagaan dan model pembangunan yang berpotensi diadaptasi sesuai kebutuhan daerah masing-masing.
[bacajuga=1;title="KBRI Yaoundé Perkuat Diplomasi Indonesia-Kamerun lewat Sepak Bola";sumber="berita"]
Sejumlah bidang potensial untuk kerja sama dijajaki, meliputi perencanaan dan pengelolaan perkotaan. Begitu pula pengelolaan sampah, pertanian, perikanan dan budi daya perairan.
Selain itu juga ekowisata, pengembangan industri, dan tata kelola pemerintahan daerah. Melalui pertemuan antarpemerintah daerah dan kunjungan lapangan, program ini diarahkan untuk mendorong kerja sama yang melampaui pertukaran diplomatik.
Kerja sama tersebut antara lain melalui berbagi keahlian, transfer teknologi, dan pengembangan inisiatif. Dari kerja sama itu diharapkan saling menguntungkan serta sesuai dengan kebutuhan lokal.
Wali Kota Diang, Germain Medard Belinga Evoune menyampaikan, Kamerun dan Indonesia memiliki banyak kesamaan. Menurutnya, Indonesia telah berhasil mengembangkan sejumlah potensinya secara lebih jauh.
Karenanya, pihaknya ingin belajar dari pengalaman Indonesia. Ia menegaskan, kerja sama yang diharapkan pada dasarnya mencakup transfer kompetensi dan transfer teknologi.
Inisiatif ini diharapkan dapat memperkuat kemitraan bilateral Indonesia-Kamerun melalui penjajakan kerja sama antarpemerintah. Selain itu juga interaksi antarmasyarakat, sekaligus mengidentifikasi peluang kolaborasi konkret dan pertukaran pengetahuan.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama membuka diskusi.