RRI.CO.ID, Washington - Para pemimpin dunia memberikan beragam tanggapan terhadap kemenangan Partai Demokrat dalam pemilihan umum paruh waktu Amerika Serikat. Sejumlah negara menyambutnya sebagai tanda perubahan politik, sementara lainnya menegaskan komitmen mempertahankan hubungan dengan Washington.
Dilansir dari Anadolu, Kamis, 5 November 2026. Partai Demokrat berhasil menguasai Senat dan DPR AS. Sehingga memberikan pukulan besar bagi Presiden Donald Trump dan Partai Republik.
Hasil pemilu tersebut memunculkan berbagai penilaian mengenai dampaknya terhadap hubungan transatlantik, NATO, dukungan untuk Ukraina. Termasuk kebijakan luar negeri AS.
[bacajuga=1;title="Pemilu Sela AS: Partai Demokrat Kuasai DPR, Pukulan Besar untuk Trump";sumber="berita"]
Menteri Pertahanan Jerman Boris Pistorius mengucapkan selamat atas kemenangan Demokrat, tetapi menegaskan pentingnya Eropa memperkuat kemampuan pertahanannya sendiri. Di Spanyol, Menteri Luar Negeri Jose Manuel Albares dan Perdana Menteri Pedro Sanchez menyambut baik kemenangan Demokrat.
Menteri Ekonomi dan Keuangan Prancis Roland Lescure mengakui kemenangan Demokrat, tetapi mengingatkan Trump masih berwenang menentukan kebijakan luar negeri. Sementara itu, Wakil Perdana Menteri Italia Antonio Tajani mengatakan hasil pemilu tidak akan mengubah hubungan Roma dan Washington.
Menteri Kesehatan Inggris James Frith menyebut hasil pemilu sebagai perubahan besar dalam politik AS, tetapi tidak memengaruhi hubungan kedua negara. Perdana Menteri Polandia Donald Tusk menyambut kemenangan Demokrat sebagai perkembangan positif dan berharap hasil tersebut meningkatkan stabilitas kawasan.
[bacajuga=2;title="Abdul El-Sayed Cetak Sejarah sebagai Muslim Pertama di Senat AS";sumber="berita"]
Perdana Menteri Republik Ceko Andrej Babis memperkirakan hasil pemilu memicu kebuntuan politik di Washington akibat perbedaan antara presiden dan Kongres. Di sisi lain, Perdana Menteri Norwegia Jonas Gahr Store menilai hasil pemilu menunjukkan keinginan masyarakat Amerika terhadap perubahan kebijakan.
Pemerintah Yunani turut menegaskan bahwa kemenangan Demokrat tidak akan mengubah kemitraan strategis antara Athena dan Washington. Sementara itu, Menteri Pertahanan Belgia Theo Francken memperingatkan bahwa polarisasi politik AS dapat menghambat jalannya pemerintahan.
Wakil Presiden Parlemen Eropa Christel Schaldemose berharap kemenangan Demokrat dapat berdampak positif bagi Ukraina, transisi hijau, dan kerja sama internasional. Dari Iran, Ketua Parlemen Mohammad Bagher Ghalibaf menilai hasil pemilu mencerminkan penolakan masyarakat Amerika terhadap perang dan konfrontasi militer.
[bacajuga=3;title="Nilai Tukar Rupiah Ditutup Melemah Tipis, Imbas Hasil Pemilu Sela di AS";sumber="berita"]
Sementara itu, Rusia berharap Trump tetap melanjutkan upaya diplomasi. Presiden Afrika Selatan Cyril Ramaphosa menyambut kemenangan Demokrat dan berharap hasil tersebut dapat meningkatkan hubungan kedua negara.
Kemenangan Partai Demokrat mendapat beragam tanggapan dari dunia internasional. Sejumlah negara berharap terjadi perubahan kebijakan AS, sementara lainnya menegaskan pentingnya menjaga hubungan diplomatik dan kerja sama strategis.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama membuka diskusi.