RRI.CO.ID, Jakarta - Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) memperkuat pemanfaatan teknologi digital dalam sektor perikanan. Hal ini diungkapkan Menteri Komdigi (Menkomdigi) Meutya Hafid, sebagai langkah untuk mendorong swasembada pangan, sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto.
Penguatan pemanfaatan teknologi digital ini dengan menerapkan teknologi Internet of Things (IoT), dan kecerdasan artifisial (Artificial Intelligence/AI). Dimana hal tersebut berhasil membantu pertambakan meningkatkan produktivitas budidaya ikan, dan memperkuat daya saing hasil perikanan Indonesia.
"Kami hadir menjalankan arahan Bapak Presiden Prabowo Subianto, yang sejak awal konsisten menyampaikan salah satu Asta Cita terkait ketahanan pangan," kata Meutya dalam keterangan resminya, Kamis, 5 November 2026.
Menkomdigi menuturkan digitalisasi sektor pertanian dan perikanan menjadi hal yang penting untuk mendukung ketahanan pangan nasional. Sebab dengan dengan hal ini diungkapkannya, pemanfaatan teknologi agar mampu memenuhi kebutuhan pangan sekaligus bersaing di pasar global.
"Kami ingin memastikan teknologi digital dan kecerdasan artifisial dapat dimanfaatkan langsung oleh petani dan petambak, untuk meningkatkan produktivitas," ujarnya.
Selain itu Meutya mengatakan, bahwa Kemkomdigi juga mendorong pemberian edukasi dan pendampingan bagi para petani dan petambak. Hal ini dijelaskannya, agar jangkauan pasar hasil pertanian dan pertambakan dapat diperluas kedalam ekosistem digital nasional.
"Program ini melibatkan startup lokal dan menjadi upaya membangun ekosistem inovasi digital sekaligus memperluas pemanfaatan teknologi untuk mendukung ketahanan pangan di daerah," ujar Menkomdigi.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama membuka diskusi.