RRI.CO.ID, Jakarta – Palari Films merilis trailer dan poster resmi film 'Desember Jani' dalam konferensi pers di Jakarta, Kamis, 5 November 2026. Film garapan Ariani Darmawan ini bercerita tentang hubungan empat perempuan dari tiga generasi dalam sebuah keluarga.

Poster resmi film menampilkan empat perempuan dari tiga generasi keluarga yang menjadi tokoh utama cerita. Jani (Chempa Puteri) duduk di sofa mengenakan sweater hijau, berdampingan dengan Oma (Tutie Kirana) yang memakai blus bermotif bunga.

Sementara itu, Mama Winnie (Sigi Wimala) berdiri di belakang sofa dengan kemeja biru muda. Di sampingnya, Julia (Hyori Mika) tampil dengan rambut panjang berwarna gelap dan kaus merah marun bergambar buah pir.

Sutradara Ariani Darmawan mengatakan, film 'Desember Jani' tidak berusaha menunjukkan siapa yang benar atau salah dalam sebuah keluarga. Ceritanya justru mengajak penonton melihat persoalan dari sudut pandang setiap anggota keluarga.

“Bukan tentang siapa yang salah dan siapa yang benar. Tapi bagaimana kita bisa melihat hal-hal dari sudut yang lain untuk terus mencoba mengerti anggota keluarga kita,” ujar Ariani pada konferensi pers perilisan poster dan trailer 'Desember Jani'.

Film ini menjadi comeback karya Ariani setelah lebih dari 10 tahun berhenti berkarya. Ia mengaku memilih cerita keluarga karena tema tersebut dekat dengan kehidupannya selama menjalani masa jeda.

[bacajuga=1;title="Film 'Desember Jani' Tampil di Tokyo International Film Festival 2026";sumber="berita"]

[bacajuga=2;title="'Desember Jani' Rilis Teaser Trailer, Angkat Kisah Empat Perempuan Tiga Generasi";sumber="berita"]

[bacajuga=3;title="Palari Films Hadirkan Film 'Desember Jani', Jadi Film All Women Project";sumber="berita"]

Penulis naskah Cyntha Hariadi, menjelaskan cerita Desember Jani berawal dari percakapan bersama Ariani dan produser Meiska Taurisia. Mereka berbagi pengalaman sebagai anak sekaligus orang tua, termasuk hubungan dengan ibu dan saudara masing-masing.

Menurut Cyntha, permasalahan keluarga sering muncul ketika setiap orang merasa dirinya paling benar. Padahal, di balik pertengkaran dan perbedaan tersebut, tetap ada rasa sayang yang membuat hubungan keluarga sulit dilepaskan.

“Jadi mungkin film ini berusaha untuk mengkomunikasikan bahwa tidak ada yang benar dan salah. Kita coba saling mendengarkan dulu,” kata Cyntha.

Pesan film tersebut juga dirasakan Sigi Wimala yang memerankan Winnie, seorang ibu dengan dua anak perempuan. Ia mengaku karakter tersebut menjadi pengingat untuk melihat kembali sikapnya sendiri dalam keluarga.

Sementara itu, Luna Maya selaku produser eksekutif menyebut 'Desember Jani' sebagai proyek yang mengutamakan kejujuran. Ia merasa cerita film tersebut dekat dengan kehidupannya, terutama ketika mulai memahami sudut pandang seorang ibu.

Sebelumnya, 'Desember Jani' terpilih berkompetisi dalam program Asian Future di Tokyo International Film Festival 2026. Film ini membawa keluarga Jani kepada penonton internasional dan mendapat sambutan dari penonton Jepang, Thailand, serta Indonesia.

Cerita film berpusat pada Jani, remaja berusia 13 tahun yang menunggu kepulangan kakaknya, Julia, yang pergi tanpa pamit. Di tengah situasi tersebut, Jani menyimpan rahasia bahwa Julia sebenarnya baik-baik saja dan masih berkomunikasi dengannya.

Selama empat hari di bulan Desember, Jani dihadapkan pada pilihan untuk tetap diam atau mengungkapkan kebenaran kepada keluarganya. Film produksi Palari Films ini dijadwalkan tayang di bioskop Indonesia pada 10 Desember 2026. (Reporter: Nikita Yunistia Maryam)