RRI.CO.ID, Jakarta - Laika, seekor anjing liar asal Uni Soviet, menjadi hewan pertama yang mengorbit Bumi setelah diluncurkan ke luar angkasa. Laika meluncur menggunakan wahana Sputnik 2 pada 3 November 1957.

Sebelum dikenal dengan nama Laika, anjing betina berbobot sekitar enam kilogram tersebut bernama Kudryavka. Nama ini berarti si kecil berambut keriting.

Mengutip Britannica, misi tersebut bertujuan menguji kemampuan makhluk hidup bertahan dalam kondisi tanpa gravitasi di luar angkasa. Namun, misi Laika dirancang satu arah karena teknologi untuk membawanya kembali ke Bumi belum tersedia.

[bacajuga=1;title="Wahana ESCAPADE NASA Dekati Bumi sebelum Lanjutkan Perjalanan ke Mars";sumber="berita"]

Selama bertahun-tahun, Uni Soviet menyampaikan bahwa Laika mampu bertahan hidup selama beberapa hari di orbit. Namun, ilmuwan Rusia Dimitri Malashenkov mengungkapkan fakta sebenarnya mengenai kematian Laika pada 2002.

Ia menjelaskan, Laika meninggal sekitar lima hingga tujuh jam setelah peluncuran Sputnik 2. Kematian tersebut disebabkan oleh kepanasan di dalam kapsul.

[bacajuga=2;title="NASA Siapkan Teleskop UVEX untuk Petakan Alam Semesta dalam Cahaya Ultraviolet";sumber="berita"]

Kondisi itu dipicu kegagalan sistem pengendali suhu pada wahana antariksa tersebut. Akibatnya, temperatur di dalam kapsul meningkat hingga membahayakan keselamatan Laika.

Setelah kematian Laika, Sputnik 2 tetap mengorbit Bumi selama 162 hari. Kemudian, wahana itu akhirnya memasuki kembali atmosfer dan terbakar pada 14 April 1958.