RRI.CO.ID, Jakarta - Menlu RI Arrmanatha Nasir memimpin rapat koordinasi tingkat menteri, guna menindaklanjuti arahan Presiden Prabowo Subianto, Selasa, 3 November 2026. Yakni, mengenai koordinasi dan komunikasi dengan negara-negara di kawasan dalam upaya penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) lintas batas.

Turut hadir Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni, Menteri Lingkungan Hidup Jumhur Hidayat, dan perwakilan dari Kementerian Keuangan, dilansir laman Kemlu RI, Rabu, 4 November. Rapat ini secara khusus menindaklanjuti arahan presiden, terkait upaya penanganan praktik bisnis tidak bertanggung jawab yang berdampak pada karhutla di wilayah Indonesia.

Sebelumnya, arahan Presiden RI juga telah ditindaklanjuti melalui pertemuan bilateral Menlu RI dengan Menlu Singapura, Vivian Balakrishnan, Selasa, 27 Oktober 2026. Dalam pertemuan tersebut, kedua Menlu sepakat membentuk Joint Task Force on Strengthening Business Responsibilities between Indonesia and Singapore (JTF).

[bacajuga=1;title="BAZNAS Hadir Bantu Warga Terdampak Karhutla";sumber="berita"]

Indonesia menilai JTF dapat menjadi wadah untuk memperkuat pertukaran informasi dan rasa saling percaya dengan Singapura dalam penanganan karhutla. Ke depan, Menlu RI juga berharap JTF dapat menjadi wadah menangani persoalan strategis lain dalam memastikan praktik bisnis bertanggung jawab yang melibatkan kedua negara.

Mengarah kepada tujuan tersebut, rapat membahas persiapan pembentukan JTF seperti modalitas dan lingkup kerja sesuai tugas dan kewenangan masing-masing Kementerian. Para Menteri menegaskan komitmen Pemerintah untuk terus bersinergi dalam menangani kebakaran hutan dan lahan secara tegas dan berkelanjutan.

Menlu RI menegaskan, penanganan karhutla harus menjadi prioritas utama. Menurutnya, hal itu dilakukan utnuk memutus mata rantai praktik bisnis yang tidak bertanggung jawab.

“Penanganan karhutla menjadi prioritas utama. Untuk memutus mata rantai praktik bisnis yang tidak bertanggung jawab, diperlukan sinergi seluruh kementerian dan lembaga terkait serta kerja sama yang baik dengan negara mitra,” ujar Menlu RI menekankan.