Pajak pembalut menuai kritik karena dianggap membebani kebutuhan dasar biologis kaum hawa.
Nasional
Pajak pembalut 11% diprotes warganet, DJP: Bukan pungutan khusus perempuan
Pajak pembalut menuai kritik karena dianggap membebani kebutuhan dasar biologis kaum hawa.
Disarikan dari CNA Baca laporan asli di sumbernya untuk konteks lengkap.
Buka sumber
Sumber
Kunjungi cna.id
Sumber Berita CNA
Kami menyajikan ringkasan dan konteks tambahan. Kunjungi situs asli untuk membaca laporan secara utuh di tab baru.
Ruang diskusi
Komentar 0
Diskusi terbuka untuk anggota. Jaga kesopanan, hindari ujaran kebencian, dan sertakan konteks.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama membuka diskusi.