RRI.CO.ID, Jakarta - Lembaga Daya Dharma Keuskupan Agung Jakarta (LDD-KAJ) menginisiasi SENADA 2026 dengan tema Together in Unity, Music Beyond Limits. SENADA merupakan sebuah gerakan musik inklusif yang mengajak berbagai elemen masyarakat untuk bersama-sama membuka ruang kesetaraan dan kesempatan bagi penyandang disabilitas.
Direktur LDD-KAJ Rama Adrianus Suyadi, SJ, menjelaskan, salah satu misi utama SENADA 2026 adalah membuka kesempatan bagi penyandang disabilitas. Terutama untuk
mengembangkan potensi dan kemandirian ekonomi melalui seni dan UMKM.
Ia menjelaskan, SENADA tidak dimaknai semata-mata sebagai sebuah konser musik. Melainkan sebagai upaya menghadirkan ruang produktif yang dapat membuka kesempatan lebih luas
bagi penyandang disabilitas.
“Kami ingin membuka pintu yang lebih luas bagi teman-teman penyandang disabilitas untuk mengembangkan potensi, kreativitas, dan kemandirian ekonomi. Kami ingin seni tidak hanya menjadi ruang berekspresi, tetapi juga menjadi ruang produktif yang dapat membuka peluang usaha," kata Rama di Graha Pemuda Keuskupan Agung Jakarta, Kamis, 5 November 2026.
"Demikian pula dengan UMKM. Kami ingin memastikan bahwa karya dan produk teman-teman disabilitas mendapatkan ruang, akses, dan kesempatan untuk berkembang,” ujarnya.
Menurutnya, semangat tersebut diwujudkan melalui penampilan band disabilitas, paduan suara penyandang disabilitas, serta bazar UMKM. Rangkaian ini dirancang untuk mempertemukan karya penyandang disabilitas dengan masyarakat, calon konsumen, mitra bisnis, dan berbagai peluang kolaborasi.
Dengan demikian, masyarakat tidak hanya diajak menyaksikan pertunjukan dan memberikan apresiasi. Tetapi juga mengambil bagian secara nyata dengan mendukung karya, membeli produk, serta membuka kesempatan bagi pelaku usaha disabilitas.
“Disabilitas bukan milik satu agama atau kelompok tertentu, ini adalah isu kemanusiaan yang menjadi tanggung jawab kita bersama. SENADA ingin menunjukkan bahwa keberagaman bukan penghalang untuk Bersatu," ujarnya.
"Justru melalui perbedaan, kita dapat membangun solidaritas, menghadirkan kesempatan yang setara, dan menciptakan masyarakat yang lebih inklusif,” ucapnya. SENADA, lanjutnya, mengajak semua pihak mengambil bagian dalam menciptakan lingkungan yang menghargai martabat, kemampuan, serta hak setiap individu.
Sebagai informasi SENADA 2026 akan diselenggarakan Minggu, 15 November 2026, pukul 15.00–17.00 WIB. Acara ini akan digelar di Ruang Teater Batek, Balai Kartini, Jakarta.
Dalam acara tersebut akan dihadiri Kris Dayanti, Samuel Dharmawan, serta Margareth Siagian sebagai bentuk dukungan nyata bagi Talenta Disabilitas. Kehadiran mereka sebagai Special Collaborator SENADA 2026 turut memperkuat pesan seni dan musik memiliki peran penting mendorong perubahan sosial.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama membuka diskusi.