RRI.CO.ID, Jakarta – Kuda pacu asal Amerika Serikat, Sovereignty mengakhiri karier gemilangnya dengan kemenangan di Longines Breeders’ Cup Classic. Di atas Lapangan Pacu Keenland, Sabtu, 31 November 2026, kuda jantan berusia 4 tahun itu meraih kemenangan telak.
Sovereignty menang dengan selisih 1 ¾ panjang kuda dalam balapan Longines Breeders’ Cup Classic (G1) senilai USD7 juta. Di belakangnya, kuda The Puma finis di posisi kedua, unggul setengah panjang di depan Knightsbridge.
Sovereignty bersama joki Junior Alvarado menyelesaikan pacuan dalam waktu 2:00.36. Dikutip dari laman resmi Breeder’s Cup, pelatih Sovereignty, Bill Mott menyebut kemenangan ini merupakan pembuktian.
“Ini sungguh melegakan karena aku tahu betapa hebatnya kuda ini. Ini pencapaian besar hari ini karena ada beberapa orang yang meragukan kami,” ujar Mott.
“Menurutku, kami telah membuktikan posisi kami. Kami telah membuktikan apa yang perlu kami buktikan,” katanya.
Sementara itu, Forever Young, pemenang tahun lalu dari Jepang, finis di posisi kelima. Forever Young tampil menonjol di awal, namun melemah di akhir karena terblokir oleh kuda-kuda lain.
Mengutip keterangan resminya, pelatih Forever Young, Yoshito Yahagi menyebut bahwa ia tidak menyangka akan kekalahan ini. Pelatih Yahagi turut menyampaikan permintaan maafnya atas kekalahan ini.
“Kami mendapatkan posisi yang persis seperti yang kami harapkan dan, pada saat itu, saya benar-benar tidak berpikir kami akan kalah. Ketika saatnya tiba, kuda itu tidak merespons, saya tidak tahu mengapa,” kata Yoshito.
“Saya merasa sangat sedih untuk semua penggemar yang mendukung kami. Dia belum pernah berlari seburuk ini sebelumnya,” ujarnya.
Pemilik dan peternak Sovereignty, Godolphin telah mengumumkan, karier kuda jantan itu berakhir dengan delapan kemenangan dalam 13 start. Ia dijadwalkan untuk dikirim ke Darley America (Jonabell Farm) pada Minggu, 11 Oktober waktu setempat.
“Rasanya campur aduk,” kata joki Sovereignty, Alvarado sambil tertawa. "Saya tidak percaya mereka akan memensiunkannya setelah penampilan ini.
“Dia tidak berutang apa pun kepada kami dan dia memiliki karier selanjutnya. Saya sangat senang kami mengakhiri kariernya seperti yang kami lakukan hari ini," katanya
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama membuka diskusi.