RRI.CO.ID, Jakarta – Tanggal 5 November menjadi momentum memperingati berbagai peristiwa penting di Indonesia maupun sejumlah negara lainnya. Peringatan tersebut berkaitan dengan kesiapsiagaan bencana, pelestarian lingkungan, sejarah kemerdekaan, hingga tradisi masyarakat dunia.

Salah satu peringatan internasional pada tanggal tersebut adalah Hari Kesadaran Tsunami Sedunia yang menekankan pentingnya mitigasi bencana. Di Indonesia, tanggal 5 November juga diperingati sebagai Hari Cinta Puspa dan Satwa Nasional.

Mengutip laman Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum (JDIH) BPK, serta National Today, terdapat empat peringatan. Masing-masing memiliki latar belakang sejarah dan tujuan berbeda dalam meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap berbagai persoalan kehidupan.

[bacajuga=1;title="Mengenal Sejarah dan Keunikan Kesenian 'Kabuki' dari Jepang";sumber="berita"]

1. Hari Kesadaran Tsunami Sedunia (World Tsunami Awareness Day )

Hari Kesadaran Tsunami Sedunia atau World Tsunami Awareness Day diperingati setiap 5 November oleh masyarakat internasional. Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menetapkannya melalui Resolusi 70/23 pada 22 Desember 2015 untuk meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi tsunami.

Peringatan tersebut menekankan pentingnya edukasi kebencanaan, sistem peringatan dini, serta langkah penyelamatan masyarakat di wilayah rawan. Kawasan pesisir menjadi perhatian karena memiliki risiko tinggi ketika gelombang tsunami mencapai daratan.

Tsunami dapat dipicu oleh gempa bumi bawah laut, aktivitas vulkanik, maupun pergerakan material dalam jumlah besar. Masyarakat perlu mengenali tanda bahaya, termasuk gempa kuat dan perubahan permukaan air laut secara tidak biasa.

Peringatan ini juga berkaitan dengan pengalaman bencana tsunami Samudra Hindia pada Desember 2004 yang menewaskan sekitar 227.000 orang. Bencana tersebut melanda 14 negara, termasuk Indonesia, Sri Lanka, India, dan Thailand.

[bacajuga=2;title="Mengenal Peran Perempuan dalam Sejarah Sumpah Pemuda";sumber="berita"]

2. Hari Cinta Puspa dan Satwa Nasional

Hari Cinta Puspa dan Satwa Nasional diperingati setiap 5 November sebagai momentum menjaga keanekaragaman hayati Indonesia. Peringatan tersebut ditetapkan melalui Keputusan Presiden Nomor 4 Tahun 1993 tentang Hari Cinta Puspa dan Satwa Nasional.

Penetapan tersebut bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya perlindungan dan pelestarian tumbuhan serta satwa. Kekayaan flora dan fauna Indonesia memiliki nilai ekologis, budaya, serta manfaat bagi keberlangsungan kehidupan manusia.

Melalui peringatan ini, masyarakat diajak meningkatkan kepedulian terhadap ancaman kerusakan habitat dan kepunahan berbagai spesies. Upaya pelestarian juga diperlukan agar kekayaan alam Indonesia tetap terjaga dan dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan.

3. Hari Colón di Panama

Hari Colón diperingati setiap 5 November untuk mengenang peristiwa penting dalam perjuangan kemerdekaan Panama pada 1903. Peringatan tersebut berkaitan dengan keberhasilan masyarakat Colón mencegah pergerakan pasukan Kolombia menuju Kota Panama.

Panama sebelumnya memproklamasikan kemerdekaan dari Kolombia pada 3 November 1903, tetapi situasi keamanan masih belum stabil. Pasukan Kolombia kemudian berupaya mempertahankan pengaruhnya dengan mengirimkan kekuatan militer menuju wilayah Panama.

Melalui perundingan, masyarakat Colón berhasil meyakinkan pasukan Kolombia agar tidak melanjutkan pergerakan menuju ibu kota. Keberhasilan tersebut menjadi bagian penting dalam mempertahankan kemerdekaan Panama sekaligus mencegah terjadinya pertempuran lebih besar.

4. Hari Thanksgiving Liberia

Hari Thanksgiving Liberia merupakan peringatan nasional yang diselenggarakan setiap Kamis pertama pada bulan November. Pada 2026, peringatan tersebut jatuh pada Kamis, 5 November 2026, sebagai momentum mengungkapkan rasa syukur.

Tradisi ini berkaitan dengan sejarah kedatangan masyarakat keturunan Afrika dari Amerika Serikat dan kawasan Karibia. Kelompok tersebut membawa sejumlah tradisi, termasuk perayaan Thanksgiving, yang kemudian berkembang dalam kehidupan masyarakat Liberia.

Pemerintah Liberia menetapkan Kamis pertama November sebagai Hari Thanksgiving melalui undang-undang pada 1883. Peringatan tersebut menjadi kesempatan bagi masyarakat untuk berdoa, berkumpul, serta memperkuat kepedulian terhadap sesama.

Seiring perkembangannya, perayaan Thanksgiving di Liberia memadukan tradisi yang berasal dari Amerika dengan budaya masyarakat setempat. Momentum ini juga menjadi bagian dari kehidupan sosial dan keagamaan masyarakat Liberia hingga sekarang.